Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 15:55 WIB

Proses Kreatif Unik di Balik GTA 6 Tanpa Kecerdasan Buatan

Author

Proses Kreatif Unik di Balik GTA 6 Tanpa Kecerdasan Buatan

CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa Grand Theft Auto (GTA) 6 tidak menggunakan kecerdasan buatan dalam proses pengembangannya.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Ia menekankan bahwa semua elemen dalam game dikembangkan secara manual, menjadikan setiap detail permainan unik dan khas.

Proses Pengembangan Manual

Dalam sebuah wawancara dengan Games Industry, Zelnick menyatakan, "Secara khusus terkait GTA 6, AI Generatif sama sekali tidak berperan dalam apa yang dibangun Rockstar Games. Dunia mereka dibuat dengan tangan. Itulah yang membedakan mereka."

Ia menegaskan bahwa detail-detail dalam GTA 6, mulai dari bangunan hingga jalanan, dirancang secara manual. Komitmen ini menunjukkan betapa pentingnya kualitas dan keaslian bagi pengembang.

Zelnick menambahkan bahwa semua elemen dalam game tersebut "dibangun dari nol", memastikan integritas dalam setiap aspek permainan yang dihadirkan.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Penggunaan AI dalam Produk Lain

Meskipun GTA 6 tidak menggunakan AI, Zelnick mengakui bahwa kecerdasan buatan telah diterapkan pada produk-produk lain di Take-Two Interactive. Ia mengungkapkan, "Dan kami sudah melihat contoh di mana alat AI generatif mendorong efisiensi biaya dan waktu."

Dengan banyaknya proyek percontohan yang sedang berjalan, perusahaan tetap beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Meski tidak digunakan di GTA 6, manfaat dari teknologi ini tetap dirasakan di area lain dalam pengembangan.

Hal ini menunjukkan bahwa Take-Two Interactive berusaha untuk menjaga nilai-nilai dasar dari game yang mereka ciptakan tanpa mengorbankan inovasi yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

Penundaan Rilis dan Harapan Kualitas

Zelnick memberi sinyal bahwa meskipun ada tantangan dalam pengembangan, GTA 6 tetap dijadwalkan rilis pada 19 November 2026. Ia optimis bahwa informasi baru mengenai game ini akan segera tersedia.

Namun, Zelnick tidak berkomentar mengenai litigasi yang melibatkan beberapa anggota staf yang baru-baru ini dipecat. Ia hanya menyatakan, "Kami sangat serius dalam menjaga hubungan kerja."

Dengan adanya beberapa penundaan yang telah terjadi sebelumnya, Rockstar berkomitmen untuk memberikan pengalaman permainan yang melampaui ekspektasi para penggemar. Langkah penundaan ini diambil sebagai strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU