Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa fase Bulan Baru pada 17 Februari 2026 dapat membawa risiko serius bagi wilayah pesisir Indonesia.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Dengan meningkatnya ketinggian muka air laut, potensi banjir rob di berbagai daerah pesisir menjadi ancaman serius yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Prediksi Risiko Banjir Rob di Berbagai Wilayah
BMKG telah mengidentifikasi bahwa fenomena fase Bulan Baru ini akan memperburuk keadaan di pesisir Indonesia. Beberapa wilayah yang dinyatakan berisiko tinggi mencakup Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
Di pesisir utara Jawa, khususnya Jakarta dan Semarang, risiko rob akan meningkat dari tanggal 12 hingga 19 Februari 2026. Hal ini mengisyaratkan kemungkinan gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, daerah di Sumatera dan Kepulauan Riau juga diprediksi akan terdampak banjir rob pada pertengahan hingga akhir Februari 2026.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Dampak Terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Eko Prasetyo, Direktur Meteorologi Maritim BMKG, mengungkapkan bahwa ketinggian air laut dapat memengaruhi berbagai aspek aktivitas masyarakat pesisir. Khususnya, sektor bongkar muat dan transportasi laut akan mengalami dampak yang signifikan.
Selain itu, sektor perikanan dan tambak garam juga tidak luput dari potensi gangguan akibat peningkatan ketinggian muka air laut. Oleh karena itu, masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas mereka agar tetap aman.
Penting untuk selalu mengikuti update informasi tentang situasi cuaca agar dapat mengambil langkah preventif yang diperlukan.
Kewaspadaan Masyarakat Pesisir
BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi rob ini. Mengingat dampak yang bisa ditimbulkan, informasi resmi mengenai kondisi cuaca harus selalu dipantau.
Eko Prasetyo mengingatkan, 'Kewaspadaan adalah kunci untuk mengantisipasi dampak yang mungkin muncul.'
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap update dengan informasi melalui kanal komunikasi pemerintah untuk menghindari kejadian yang berpotensi membahayakan.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: