Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:50 WIB

Panduan Makan Sehat Selama Puasa agar Tetap Bugar

Author

Panduan Makan Sehat Selama Puasa agar Tetap Bugar

Bulan Ramadan seringkali diisi dengan momen berbuka puasa yang penuh dengan makanan enak. Namun, kesalahan dalam pola makan saat berbuka bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Ada beberapa kesalahan umum yang terjadi saat berpuasa yang sebaiknya dihindari agar tubuh tetap sehat dan bugar sepanjang bulan suci.

Makan Berlebihan Saat Berbuka

Makan berlebihan setelah seharian berpuasa adalah kesalahan yang umum dilakukan. Perut yang kosong selama hampir 13 jam butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan makanan yang masuk.

Tidak hanya membuat tidak nyaman, makan dalam porsi besar dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan seperti kembung dan nyeri perut. Makanan berlemak dan berat mungkin terasa membuat kita kenyang, tetapi bisa mengganggu metabolisme.

Sebaiknya, mulai berbuka dengan makanan ringan dan minuman hangat yang membantu mengembalikan fungsi pencernaan. Dengan cara ini, perut lebih mudah beradaptasi dengan makanan berat selanjutnya.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif

Kurangnya Konsumsi Air

Hidrasi merupakan aspek penting selama bulan puasa, namun banyak yang mengabaikan kebutuhan air. Seringkali, perhatian lebih pada makanan padat mengakibatkan asupan cairan yang kurang.

Kekurangan air dapat memengaruhi performa tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi. Gejala dehidrasi seperti pusing, lelah, dan sakit kepala dapat mengganggu ibadah dan aktivitas sehari-hari.

Disarankan untuk minum cukup air setelah berbuka hingga sahur dengan target minimal dua liter. Dengan hidrasi yang baik, tubuh akan tetap bugar dan siap melakukan aktivitas.

Kurang Perhatian pada Nutrisi

Selama berpuasa, kecukupan nutrisi sangat penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Sayangnya, banyak yang mengabaikan penyusunan menu sehat saat berbuka dan sahur.

Makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat sederhana dapat memberikan energi cepat, tetapi dapat menyebabkan penurunan energi yang juga cepat. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi protein dan serat yang cukup.

Kombinasi sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks dalam menu berbuka dan sahur akan membantu menjaga tingkat energi dan mengurangi keinginan ngemil berlebihan.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU