Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 11:14 WIB

Tragedi Kecelakaan di Singapura: Sheyna Lashira Kini Beristirahat di Jakarta

Author

Tragedi Kecelakaan di Singapura: Sheyna Lashira Kini Beristirahat di Jakarta

Sheyna Lashira Smaradiani, seorang bocah berusia 6 tahun asal Indonesia, telah dimakamkan di Jakarta setelah mengalami kecelakaan tragis di Singapura. Proses pemakaman berlangsung di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir pada malam 8 Februari 2026.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Keluarga Sheyna menyampaikan bahwa pemulangan jenazahnya membutuhkan waktu dua malam sebelum akhirnya bisa dikebumikan. Ibu korban, yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut, saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mendapatkan perawatan intensif.

Proses Pemulangan dan Pemakaman

Keluarga Sheyna mengonfirmasi bahwa proses pemulangan jenazahnya ke tanah air memakan waktu yang cukup lama, hingga akhirnya bisa dilaksanakan pemakaman. 'Untuk almarhumah Sheyna Lashira Smaradiani telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir dan membutuhkan dua malam untuk proses pemulangannya ke Indonesia,' ujar pihak keluarga dalam pernyataan resmi.

Pemakaman dilakukan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, di mana keluarga, teman, dan kerabat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana haru menyelimuti pemakaman yang berlangsung pada malam hari.

Kondisi Ibu Korban

Ibu Sheyna yang mengalami cedera parah akibat kecelakaan tersebut kini tengah menjalani masa pemulihan di Singapura. Wanita berusia 31 tahun ini mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit setelah mengalami luka yang cukup serius.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Meski masih dalam proses penyembuhan, terdapat kabar positif mengenai kondisi ibunya yang perlahan-lahan menunjukkan kemajuan. Ini memberikan harapan bagi keluarga yang saat ini sedang berduka.

Kronologi Kecelakaan di Chinatown

Kecelakaan tragis yang mengakibatkan kehilangan ini terjadi pada hari Jumat, 6 Februari 2026, di kawasan Chinatown, Singapura. Saat itu, sebuah mobil keluar dari area parkir di samping Kuil Relik Gigi Buddha dan menabrak Sheyna serta ibunya yang sedang berjalan kaki.

Rekaman video dari pengguna media sosial menunjukkan bagaimana pengemudi mobil tersebut tidak melihat pejalan kaki dan berbelok ke kanan. Saksi mata melaporkan bahwa sang ayah tiba di lokasi dua menit setelah insiden dan langsung berlari menghadapi kenyataan pahit kehilangan putrinya.

Kepolisian Singapura menerima laporan mengenai kecelakaan ini sekitar pukul 11.50 waktu setempat. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayangnya, Sheyna dinyatakan meninggal dunia. Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) mengonfirmasi bahwa kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Singapura (SGH).

Tindakan Polisi Singapura

Polisi Singapura menanggapi cepat dengan melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan itu. Mereka telah menahan pengemudi mobil, seorang perempuan berusia 38 tahun, yang diduga mengemudikan kendaraan tanpa memperhatikan keselamatan lalu lintas, sehingga menyebabkan kehilangan nyawa.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama mengingat korban yang terlibat adalah seorang anak. Otoritas terkait di Singapura berjanji akan menyelidiki insiden ini dengan seksama untuk memberikan keadilan.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU