Administrasi Maritim Kementerian Perhubungan Amerika Serikat mengeluarkan imbauan untuk kapal-kapal berbendera AS agar menjauh dari perairan Iran di Selat Hormuz. Peringatan ini ditujukan untuk meminimalisir risiko terhadap keamanan navigasi dengan menghindari wilayah perairan Teheran.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Pernyataan tersebut diterbitkan pada Senin, 9 Februari 2026, dan menekankan pentingnya bagi kapal komersial untuk tetap berada sejauh mungkin dari laut teritorial Iran. Langkah ini diambil menyusul ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut.
Imbauan Menyusul Ketegangan Terkini
Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, Administrasi Maritim AS merekomendasikan kapal yang berlayar ke arah timur di Selat Hormuz untuk melintas di dekat laut teritorial Oman. Imbauan ini merupakan respons terhadap ancaman yang mungkin dihadapi di perairan Iran.
Kepatuhan terhadap imbauan ini sangat penting, terutama di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. Dengan menghindari wilayah yang rawan, diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya insiden.
Risiko Operasi di Selat Hormuz
Administrasi Maritim AS memberikan peringatan terkait risiko yang dihadapi oleh kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Oman. Menurut mereka, ada kemungkinan kapal-kapal ini akan mengalami intervensi yang tidak diinginkan oleh pasukan Iran.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
"Kapal-kapal komersial yang melintasi daerah ini telah lama berisiko dicegat, diperiksa, dinaiki, ditahan, atau disita oleh pasukan Iran," ungkap badan tersebut.
Risiko ini menuntut operator kapal untuk lebih berhati-hati dan mengikutsertakan tindakan pencegahan dalam rencana perjalanan mereka.
Pedoman untuk Awak Kapal
Sebagai langkah pencegahan tambahan, Administrasi Maritim AS mengingatkan awak kapal untuk menyebutkan nama dan negara bendera mereka jika ditanya oleh pasukan Iran. Ini diharapkan dapat membantu dalam mengurangi potensi ketegangan saat berhadapan dengan otoritas setempat.
"Jika pasukan Iran menaiki kapal komersial berbendera AS, awak kapal tidak boleh melakukan perlawanan terhadap pasukan yang menaiki kapal," tegas pedoman tersebut.
Panduan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keselamatan awak dan mencegah terjadinya situasi yang berisiko tinggi.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: