Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 21:05 WIB

Jejak Marie Curie: Pelopor Penelitian Radioaktivitas yang Mengubah Dunia Sains

Author

Jejak Marie Curie: Pelopor Penelitian Radioaktivitas yang Mengubah Dunia Sains

Marie Curie adalah sosok ikonik dalam dunia sains, dikenal sebagai perintis dalam penelitian radioaktivitas yang mengubah cara pandang terhadap ilmu fisika dan medis.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Dari Paris, Curie menemukan unsur radioaktif seperti polonium dan radium, yang ternyata memiliki dampak signifikan bagi kemajuan kesehatan manusia.

Awal Kehidupan dan Pendidikan Marie Curie

Marie Curie lahir pada 7 November 1867 di Warsawa, Polandia. Ia menunjukkan ketertarikan pada ilmu pengetahuan sejak dini, terutama dalam bidang fisika dan matematika.

Setelah menamatkan pendidikan di Polandia, Curie melanjutkan studinya di Universitas Sorbonne, Paris, di mana ia menjadi satu-satunya wanita di kelasnya.

Keberaniannya dalam menghadapi diskriminasi gender dan kegigihannya dalam belajar memberi inspirasi bagi perempuan untuk berkarir di bidang sains.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Penemuan Radioaktivitas

Pada awal 1890-an, Curie mulai bekerja dengan suaminya, Pierre Curie, dalam kajian sinar yang dipancarkan oleh uranium. Penelitian ini memicu ketertarikan Curie dalam studi radioaktivitas.

Setelah proses penelitian yang panjang, mereka berhasil menemukan dua unsur baru: polonium dan radium yang penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama medis.

Keberhasilannya meraih Nobel dalam bidang Fisika pada tahun 1903 dan Nobel Kedua dalam bidang Kimia pada tahun 1911 menjadikannya sebagai wanita pertama yang meraih penghargaan tersebut.

Dampak Penemuan dan Legasi Marie Curie

Penemuan Curie tentang radioaktivitas memberikan dampak besar dalam dunia kedokteran, khususnya dalam terapi kanker. Penggunaan radium dalam terapi radiasi telah menyelamatkan banyak nyawa.

Lebih jauh lagi, karya Curie mendorong penelitian lanjutan di bidang fisika dan mengembangkan teknologi nuklir yang kini menjadi bagian penting dalam bidang kesehatan.

Marie Curie bukan hanya seorang ilmuwan, tetapi juga simbol perjuangan perempuan dalam sains, memotivasi generasi baru untuk terus menjelajahi dunia pengetahuan.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU