Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 15:08 WIB

Menelusuri Planet-Planet di Tata Surya: Suhu, Ukuran, dan Karakteristik Unik

Author

Menelusuri Planet-Planet di Tata Surya: Suhu, Ukuran, dan Karakteristik Unik

Tata Surya terdiri dari delapan planet yang memiliki karakteristik yang beragam, termasuk suhu dan ukuran yang berbeda-beda. Artikel ini mengupas planet-planet mana yang termasuk terpanas, terdingin, dan terbesar berdasarkan data ilmiah terkini.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Pengukuran suhu dilakukan dengan teknologi canggih, sedangkan ukuran planet diambil dari observasi dan penggunaan teleskop. Informasi ini penting untuk memahami lebih mendalam tentang sistem yang mengelilingi Matahari.

Planet Terpanas: Venus

Venus, yang menempati posisi kedua dari Matahari, dikenal sebagai planet terpanas dalam Tata Surya. Suhu permukaan planet ini dapat mencapai 467 derajat Celsius, disebabkan oleh efek rumah kaca yang sangat kuat.

Atmosfer tebal Venus terdiri terutama dari karbon dioksida dan awan asam belerang. Meskipun Mars dan Merkurius lebih dekat dengan Matahari, suhu Venus tetap lebih tinggi berkat kemampuannya mempertahankan panas dengan efektif.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Planet Terdingin: Neptunus dan Uranus

Neptunus dan Uranus menempati posisi sebagai planet terdingin di Tata Surya. Suhu minimum di Neptunus dapat menyentuh minus 214 derajat Celsius, sedangkan di Uranus bisa mencapai minus 224 derajat Celsius.

Kedua planet ini memiliki atmosfer yang kaya akan hidrogen, helium, dan metana, yang memberikan warna biru khas. Ketidakmampuan mereka untuk mempertahankan panas dari Matahari adalah penyebab utama suhu ekstrem yang dialami.

Planet Terbesar: Jupiter

Dengan diameter mencapai sekitar 139.822 kilometer, Jupiter merupakan planet terbesar di Tata Surya. Planet gas raksasa ini sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium, serta dilengkapi dengan sistem cincin yang tipis dan lebih dari 79 bulan.

Ukuran besar Jupiter memiliki dampak signifikan terhadap dinamika sistem Tata Surya, termasuk kemampuannya untuk menarik asteroid dan komet akibat gravitasi yang kuat. Hal ini menjadikannya sebagai pelindung Bumi dari potensi dampak objek luar angkasa yang berbahaya.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU