Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 14:45 WIB

Fenomena Bulan Super: Memahami Momen Langka dalam Astronomi

Author

Fenomena Bulan Super: Memahami Momen Langka dalam Astronomi

Fenomena bulan super adalah peristiwa ketika bulan purnama terjadi bersamaan dengan posisi terdekat bulan kepada Bumi, menciptakan efek visual yang mengesankan. Saat kondisi ini terjadi, bulan tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Kehadiran fenomena ini tidak hanya menarik perhatian manusia, tetapi juga memicu berbagai penelitian guna memahami dampaknya terhadap lingkungan dan ekosistem, termasuk di Indonesia.

Definisi Supermoon

Istilah supermoon merujuk pada bulan purnama yang terjadi saat berada di perigee, yaitu titik terdekat bulan dengan Bumi. Dalam fase ini, jarak bulan ke Bumi dapat berkurang hingga 363.300 kilometer.

Fenomena ini pertama kali dicetuskan oleh astrologo Richard Nolle pada tahun 1979. Nolle mendefinisikan supermoon sebagai bulan purnama yang terjadi saat bulan berada dalam 90% dari perigee-nya.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Proses Terjadinya Supermoon

Proses supermoon berlangsung ketika bulan purnama bersamaan dengan fase bulan terdekat dengan Bumi. Dalam kondisi ini, bulan dapat terlihat hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang daripada biasanya.

Pengamatan supermoon dilakukan beberapa tahun sekali, saat bulan mencapai posisinya yang jarang ini. Institusi astronomi nasional maupun internasional berupaya menangkap momen ini untuk mendapatkan data komprehensif.

Dampak Supermoon terhadap Bumi

Meskipun fenomena supermoon diakui dapat menyebabkan peningkatan pasang surut air laut, dampaknya bagi kehidupan manusia sehari-hari adalah minimal. Tapi, perubahan besar dalam pasang surut dapat memengaruhi ekosistem pelagis secara signifikan.

Penting untuk diingat bahwa meskipun supermoon menimbulkan banyak perhatian, efek gravitasi bulan tetap penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Bumi.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU