Presiden Prabowo Subianto, juga sebagai Ketua Umum DPP Partai Gerindra, mengundang tokoh partai untuk merayakan HUT ke-18 Gerindra di kediamannya di Jakarta, Jumat malam.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Acara ini akan diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng, sebagai ungkapan syukur atas perjalanan partai selama ini.
Syukuran di K4
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, menjelaskan bahwa perayaan kali ini dikhususkan untuk doa bersama bagi mereka yang menghadapi bencana.
Sugiono menekankan pentingnya fokus pada kesatuan, ''Kita berharap semuanya tidak berusaha menjadi eskalasi yang luar biasa, yang bisa menghambat upaya-upaya walaupun tantangan itu ada di depan mata dan nyata.''
Pemotongan tumpeng menjadi simbol syukur bagi seluruh kader dan pengurus partai, di mana Prabowo juga diharapkan memberikan arahan penting untuk masa depan.
''Kami ingin menguatkan kesatuan dan kohesi partai dalam menghadapi tantangan di depan,'' tambahnya.
Refleksi 18 Tahun Perjuangan
Sugiono mengingatkan kembali perjalanan Partai Gerindra selama 18 tahun, menyatakan, ''Saya ingin mengingatkan kembali bahwa 18 tahun yang lalu, kita sama-sama berkumpul, kita sama-sama berjuang membangun partai ini.''
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Ia menekankan cita-cita partai untuk mewujudkan negara yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, dan berharap cita-cita ini tetap relevan bagi seluruh kader.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya para kader tetap berpegang teguh pada prinsip dan jati diri partai, ''Saya ingatkan kembali kepada semuanya untuk tetap berpegang teguh kepada cita-cita tersebut.''
Sugiono berharap Partai Gerindra dapat berkontribusi lebih dalam menjadikan bangsa dihormati secara global.
Kohesi Dalam Partai
Jelang perayaan, Sugiono menyoroti betapa pentingnya kesatuan di antara kader partai, ''Ketua umum akan menyampaikan arahannya dalam rangka menguatkan lagi kesatuan dan kohesi partai.''
Kohesi antar kader diyakini dapat memperkuat posisi Gerindra di panggung politik, apalagi dengan tantangan yang semakin kompleks.
Ia menekankan bahwa kekuatan internal menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan yang ada, menyampaikan semangat, ''Salam Indonesia Raya,'' untuk menyatukan visi seluruh anggota.
Dengan semangat yang besarnya, para kader diharapkan mampu membawa Partai Gerindra ke pencapaian yang lebih baik di masa depan.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: