Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 19:43 WIB

TransJakarta Siapkan Rute Baru ke Bandara Soekarno-Hatta Sebelum Idulfitri

Author

TransJakarta Siapkan Rute Baru ke Bandara Soekarno-Hatta Sebelum Idulfitri

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa layanan bus TransJakarta rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta akan segera diluncurkan sebelum Idulfitri tahun ini.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Pembukaan rute ini direncanakan berlangsung pada minggu terakhir Februari atau paling lambat awal Maret 2026.

Persiapan Infrastruktur dan Kesiapan Operasional

Pramono Anung menekankan perlunya memastikan infrastruktur pendukung untuk rute ini, dengan fokus pada pembangunan halte yang representatif.

Dalam kutipannya, ia mengatakan, "Saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun," menunjukkan tekad pemerintah dalam meningkatkan citra Jakarta.

Halte yang dibangun diharapkan mencerminkan kualitas pelayanan yang baik, sehingga standar tidak boleh diturunkan dengan pengecualian menggunakan pemberhentian sederhana.

Kerja sama dengan Angkasa Pura juga akan dilakukan untuk mengatur titik pemberhentian bus di bandara, memastikan kenyamanan penumpang.

Rincian Rute dan Operasional

Rute ini akan melayani tiga terminal utama di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu terminal 1A, 1B, dan terminal 3.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Pramono menjelaskan, "Jadi nanti di Soekarno-Hatta sendiri ada tiga terminal," menegaskan pentingnya aksesibilitas bagi penumpang.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan mengerahkan 20 unit bus yang diperkirakan mampu mengangkut antara 1.950 hingga 2.000 penumpang setiap harinya.

Mengingat fungsi rute ini sebagai gerbang masuk bagi wisatawan domestik dan mancanegara, kualitas layanan menjadi sangat diperhatikan.

Proyeksi dan Respons Publik

Gubernur juga menyatakan bahwa akan ada kemungkinan penambahan armada bus bila respons dari masyarakat menunjukkan peningkatan positif.

Beliau menjelaskan, "Karena untuk perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan, minimum ya, itu kurang lebih 2.000-an."

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas antara Jakarta dan bandara, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat serta wisatawan.

Dengan operasional rute ini, Jakarta diharapkan semakin mendapat citra positif sebagai kota metropolitan yang modern.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU