Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 13:38 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat Pesat, Meski Penerbangan Domestik Menurun

Author

Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat Pesat, Meski Penerbangan Domestik Menurun

Bali mengalami lonjakan mengesankan dalam jumlah wisatawan mancanegara dan nusantara pada tahun 2025. Meski demikian, penerbangan domestik justru menghadapi penurunan yang cukup signifikan.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, sekitar 6,9 juta wisatawan mancanegara dan 26 juta perjalanan wisatawan nusantara tercatat selama tahun ini. Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang dinamika pariwisata di pulau ini.

Peningkatan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Tahun 2025 mencatat sekitar 6.948.754 kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali, sebuah lonjakan sebesar 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. I Made Agus Adnyana, Statistisi Ahli Madya BPS Bali, menekankan bahwa angka ini sangat signifikan untuk pariwisata lokal.

Kedatangan melalui jalur udara mengalami pertumbuhan sebesar 9,50 persen dan jalur laut melonjak hingga 65,88 persen. Australia, sebagai negara penyumbang terbesar, mencatat 1,63 juta kunjungan, menandakan daya tarik Bali di mata wisatawan asing.

Namun, angka ini juga datang bersamaan dengan penurunan jumlah wisatawan dari kawasan ASEAN. Perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran dinamika dalam distribusi kunjungan yang harus menjadi perhatian lebih lanjut.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Lonjakan Perjalanan Wisatawan Nusantara

Perjalanan wisatawan nusantara ke Bali pada tahun 2025 tercatat meningkat menjadi 26,6 juta perjalanan, sebuah kenaikan sebesar 17,53 persen di atas angka tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh kunjungan intra-provinsi yang menunjukkan tren positif.

Di sisi lain, perjalanan antarprovinsi mengalami penurunan sebesar 8,02 persen. Meskipun demikian, Badung dan Denpasar masih bertahan sebagai daerah dengan jumlah kunjungan tertinggi, di mana Badung mencatatkan 7.028.296 perjalanan.

Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat juga memberikan kontribusi signifikan terhadap total kunjungan. Ini mencerminkan minat yang terus tumbuh dari masyarakat domestik untuk berlibur ke Bali.

Penurunan Penerbangan Domestik di Tengah Pertumbuhan Penerbangan Internasional

Meski pertumbuhan pesat terjadi pada kunjungan internasional, BPS Bali melaporkan bahwa penerbangan domestik mengalami penurunan sebesar 6,44 persen, dengan total penerbangan mencapai 32.536. Ini berimbas langsung pada jumlah penumpang domestik yang turun menjadi 4.314.081 orang, berkurang 8,58 persen.

Jakarta tetap menjadi tujuan dominan dengan 13.749 penerbangan, menegaskan preferensi masyarakat untuk rute tersebut. Namun, ada segelintir rute domestik lainnya yang menunjukkan pertumbuhan, seperti Labuan Bajo yang meningkat hingga 17,44 persen.

BPS mencatat bahwa meskipun ada penurunan secara keseluruhan, beberapa rute tetap diminati, menandakan adanya peluang untuk pengembangan lebih lanjut di sektor penerbangan domestik.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU