Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 10:37 WIB

Prabowo Sebut Kekuatan Asing Terlibat dalam Aksi Demonstrasi di Tanah Air

Author

Prabowo Sebut Kekuatan Asing Terlibat dalam Aksi Demonstrasi di Tanah Air

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya bukti keterlibatan kekuatan asing dalam demonstrasi yang terjadi di Indonesia baru-baru ini.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Pernyataan ini disampaikan beliau dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, pada hari Senin, 2 Februari 2026.

Pernyataan President Prabowo

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, "Jadi kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Yakin saya, yakin saya, dan saya punya bukti." Pernyataan ini menggarisbawahi sikap pemerintah yang tegas terhadap isu pengaruh asing dalam aksi demonstrasi.

Prabowo juga menyatakan bahwa meskipun aksi demonstrasi diperbolehkan, tetap ada batasan. "Demo boleh, tapi dia (kekuatan asing) tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara," ujarnya.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Tindakan Terhadap Kerusuhan

Prabowo menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang berupaya menciptakan kerusuhan selama demonstrasi. "Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan, itu pidana. Saya tidak ragu-ragu," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengingatkan bahwa kerusuhan tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. "Kalau demo, silakan. Tapi bagaimana mau demo, kamu 5 ribu kali demo, tidak akan ada satu pabrik dibuka," ucapnya.

Latar Belakang Demonstrasi

Aksi demonstrasi yang marak pada akhir Agustus 2025 dipicu oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap situasi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Isu-isu seperti keputusan DPR untuk memberikan tunjangan perumahan di tengah tekanan ekonomi menjadi sorotan utama.

Puncak dari demonstrasi tersebut terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lainnya yang berujung pada kerusuhan, mengakibatkan 3.195 orang ditangkap selama periode tersebut, dari 25 hingga 31 Agustus 2025.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU