Sebanyak 74 korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah ditemukan seiring berlanjutnya operasi pencarian untuk enam orang yang masih hilang.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Tim SAR melaporkan penemuan empat kantong jenazah tambahan pada hari kesembilan pencarian, dan upaya terus dilakukan untuk menemukan yang tersisa.
Proses Evakuasi Korban Longsor
Hingga 1 Februari 2026, Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyampaikan bahwa dari total 80 orang yang dilaporkan tertimbun, 74 sudah dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa.
Dari jumlah tersebut, empat kantong jenazah ditemukan pada hari kesembilan proses pencarian.
"Korban yang sudah dievakuasi sampai hari kesembilan ini sebanyak 74 body pack. Hari ini, tim menemukan 4 body pack," ungkap Ade Dian.
Saat ini, tim SAR gabungan memfokuskan upaya mereka untuk menemukan enam korban yang masih terjebak di lokasi longsor.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Identifikasi Korban
Setiap body pack yang berhasil dievakuasi diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
"Body pack teridentifikasi berdasarkan data dari posko DVI per tanggal 1 Februari pukul 16.00 WIB sebanyak 57 jiwa. Kemudian sisanya masih dalam proses identifikasi," jelas Ade Dian.
Proses identifikasi ini sangat penting agar keluarga dapat mengenali jasad korban dan mendapatkan kepastian mengenai nasib orang terkasih mereka.
Harapan untuk Korban yang Masih Hilang
Dengan masih ada enam korban yang belum ditemukan, tim SAR tetap optimis akan menemukan mereka secepatnya.
"Dengan demikian, masih ada 6 lagi body pack yang masih dalam pencarian. Mudah-mudahan sisa korban bisa segera ditemukan," harap Ade Dian.
Tim SAR terus berupaya keras meskipun menghadapi tantangan dari kondisi geografis yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: