Walhi mengingatkan bahwa bencana ekologis yang terjadi di Sumatra tidaklah terisolasi. Jika pola pembangunan nasional tidak segera diperbaiki, Pulau Jawa dan Kalimantan berisiko menghadapi bencana serupa dalam waktu dekat.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Dalam acara peluncuran Tinjauan Lingkungan Hidup Walhi 2026, Wahyu Eka Setyawan dari Walhi menyatakan bahwa kepentingan ekonomi mengabaikan tata kelola lingkungan yang baik, menyebabkan dampak serius terhadap ekosistem.
Pola Pembangunan yang Bermasalah
Wahyu menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor di Aceh adalah contoh nyata dari dampak tata kelola sumber daya alam yang buruk. Kebijakan pembangunan yang fokus pada pertumbuhan ekonomi meningkatkan risiko bagi lingkungan.
Banjir rob yang sering terjadi di pesisir utara Jawa, termasuk Jakarta, menunjukkan bahwa masalah lingkungan semakin mendesak. Wilayah lain seperti Bangka Belitung dan Kepulauan Riau juga menghadapi tantangan serupa, menandakan ancaman bencana ekologis menyeluruh di Indonesia.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dampak Kebijakan Pembangunan
Wahyu berpendapat bahwa keinginan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi akar masalah. Dokumen perencanaan pembangunan seperti RPJMN seringkali mengabaikan perlindungan lingkungan, yang mengarah pada kerusakan daya dukung alam.
Kebijakan yang memfasilitasi izin pembukaan lahan di hutan berdampak negatif terhadap masyarakat, yang kehilangan ruang hidup akibat proyek pembangunan. Ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengatur ruang juga memperburuk kondisi bencana yang semakin kritis.
Ancaman Berkelanjutan di Pulau-Pulau Strategis
Walhi memproyeksikan bahwa Jawa akan menjadi pusat investasi meski dihadapkan pada risiko lingkungan yang tinggi. Kalimantan, dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara, berperan sebagai kawasan ekonomi baru namun juga berpotensi menyebabkan kerusakan ekosistem.
Meskipun Sulawesi dijadikan pusat energi hijau, dampak lingkungan dari pembangunan yang terus berlangsung tidak bisa dianggap sepele. Di sisi lain, kawasan timur Indonesia, seperti Papua, menghadapi tantangan lebih berat yang disebabkan oleh eksploitasi sumber daya yang berkepanjangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: