Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi dibuka oleh Ketua Umum Kaesang Pangarep di Makassar, Sulawesi Selatan. Sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia tampak antusias menyemarakkan acara yang berlangsung hingga akhir bulan ini.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Acara ini juga diwarnai oleh kehadiran lebih dari 10.000 simpatisan yang menyaksikan dari luar arena, menghasilkan suasana yang penuh energi meski sifat acara ditujukan untuk internal partai.
Detail Acara Rakernas PSI 2026
Rakernas kali ini diadakan di Hotel Claro, Makassar, tempat berkumpulnya pengurus dan kader PSI. 'Rakernas ini diikuti oleh hampir tiga ribu peserta yang merupakan pengurus dan kader PSI dari seluruh Indonesia,' ujar Direktur Reformasi Birokrasi DPP PSI, Ariyo Bimmo.
Penyelenggaraan rakernas diharapkan dapat memperkuat hubungan antar kader. Kehadiran sepuluh ribu simpatisan menjadi semangat tambahan dalam kegiatan konsolidasi ini, menurut Bimmo.
'Rakernas ini kami rancang sesederhana mungkin. Fokusnya adalah konsolidasi internal, membangun kebersamaan kader, dan memastikan arah kerja partai berjalan selaras di semua tingkatan,' tambahnya.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Penyelenggaraan yang Fokus pada Internal
PRAKTEK Rakernas kali ini ditekankan bersifat internal, tanpa mengundang pihak luar termasuk para pemimpin negara. 'Kami tidak mengundang Bapak Presiden dan para menteri pada pembukaan Rakernas karena kegiatan ini bersifat internal,' jelas Bimmo.
Ketidakhadiran tokoh negara dalam acara ini ditujukan untuk menghormati kesibukan mereka dalam menangani persoalan yang ada di negeri ini. Ini menjadi langkah strategis untuk menjaga fokus kader dalam persiapan menjelang pemilihan.
Tentu saja, konteks ini membuat acara terasa akrab dan lebih mendalam bagi para peserta.
Arahan dari Presiden Jokowi di Penutupan
Sebagai penutup Rakernas, Presiden ke-7 RI Joko Widodo dijadwalkan akan memberikan arahan kepada para kader. 'Arahan tersebut diharapkan menjadi penguatan moral dan motivasi bagi kader PSI untuk terus bekerja nyata dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai politik yang berpihak kepada rakyat,' beber Bimmo.
Interaksi langsung dengan Presiden diharapkan dapat memberikan semangat tambahan kepada kader dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Acara ini merupakan momentum penting bagi kader untuk melakukan refleksi dan merencanakan langkah strategis ke depan.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: