Konfirmasi Loyalitas Kapolri: Habiburokhman Berikan Klarifikasi Teas Terhadap Tuduhan yang Beredar
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memiliki loyalitas 100% kepada Presiden Prabowo Subianto. Penegasan ini muncul di tengah rumor yang menyangkut ketidakloyalan Kapolri dari kalangan politikus.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Habiburokhman menjelaskan bahwa tuduhan ini berakar dari beberapa pihak yang merasa Kapolri tidak sepenuhnya mendukung posisi Presiden. Ia merinci dua alasan yang menjelaskan mengapa isu tersebut muncul.
Pernyataan Terkait Isu Loyalitas
Di saat situasi politik penuh dinamika, Habiburokhman menganggap penting untuk menjelaskan loyalitas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dalam konferensi pers pada 29 Januari 2026, Habiburokhman menegaskan, "Saya bersaksi Pak Kapolri Listyo Sigit 100% loyal kepada Presiden Prabowo."
Klarifikasi yang disampaikan menunjukkan keyakinannya atas integritas Kapolri di tengah banyaknya spekulasi yang beredar, serta menegaskan bahwa Kapolri akan terus melaksanakan program-program yang diusung oleh Presiden dengan komitmen penuh.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dua Alasan Tuduhan Ketidakloyalan
Habiburokhman menjelaskan bahwa tuduhan ketidakloyalan terhadap Kapolri berakar dari dua aspek utama. Pertama, beberapa politikus mempertanyakan keputusan Kapolri dalam membentuk tim reformasi internal Polri sebelum ada instruksi dari Presiden untuk membentuk tim percepatan reformasi.
Kedua, tuduhan tersebut juga timbul dari keengganan Polri untuk ditempatkan di bawah kementerian yang dianggap dapat mengganggu fungsi utama dan pelayanan institusi. Habiburokhman berpendapat bahwa langkah Kapolri dalam membentuk tim reformasi justru merupakan bukti nyata loyalitasnya kepada Presiden Prabowo.
Penolakan Penempatan Polri di Bawah Kementerian
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap usulan penempatan Polri di bawah kementerian. Ia percaya bahwa posisi Polri yang bernaung langsung di bawah Presiden adalah yang paling sesuai untuk menjalankan fungsinya secara efektif.
Sigit menyatakan, "Kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus, karena bagi kami posisi institusi Polri seperti saat ini adalah posisi yang ideal." Pernyataan ini menyoroti pentingnya keberadaan Polri dalam jajaran pemerintahan, demi menjaga optimalitas fungsi dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: