Posisi Wakil Menteri Keuangan kini kosong menyusul pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Presiden Prabowo Subianto berencana meminta masukan dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengenai calon pengganti Djiwandono.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pelantikan Wamenkeu baru belum ditentukan tanggalnya dan masih menunggu proses pengisian jabatan Deputi Gubernur BI oleh Djiwandono.
Proses Pengisian Posisi Wakil Menteri Keuangan
Kursi Wakil Menteri Keuangan menjadi kosong setelah Thomas Djiwandono dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Prasetyo Hadi menegaskan pentingnya konsultasi dengan Menteri Keuangan untuk mengisi posisi ini.
Pengisian jabatan ini dianggap strategis, mengingat peran vital Kementerian Keuangan dalam pengaturan kebijakan fiskal. Proses pemilihan diharapkan berlangsung transparan, memungkinkan masukan dari berbagai pihak, khususnya Kementerian Keuangan.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Persiapan Pelantikan dan Status Tommy Djiwandono
Hingga saat ini, pelantikan Wamenkeu baru belum memiliki jadwal pasti, sehingga perlu diselesaikan terlebih dahulu proses pelantikan Djiwandono. Prasetyo menyatakan bahwa proses ini penting untuk menyiapkan langkah-langkah berikutnya.
Tommy Djiwandono menyampaikan komitmennya untuk menjaga independensi institusi setelah disetujui oleh DPR. "Saya melewati fit and proper test itu melalui dan mengikuti segala peraturan dan perundangan yang sudah ada," ungkapnya setelah rapat di kompleks parlemen.
Pentingnya Independensi dan Kebijakan Ekonomi
Tommy menekankan pentingnya menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter, sebagai bagian dari tanggung jawab Bank Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah ketidakpastian global.
Ia menegaskan bahwa "independensi bank sentral" adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi. Dengan latar belakang yang kuat di sektor keuangan, Tommy berharap kebijakan yang akan diambil dapat mendukung kestabilan ekonomi Indonesia.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: