Rabu, 28 JANUARI 2026 • 11:25 WIB

Operasi Pencarian Besar-besaran TNI AL di Cisarua: 19 Prajurit Masih Hilang

Author

Operasi Pencarian Besar-besaran TNI AL di Cisarua: 19 Prajurit Masih Hilang

TNI AL meluncurkan operasi pencarian besar-besaran untuk menemukan 19 prajurit yang hilang akibat longsor di Cisarua, Bandung Barat, saat latihan pratugas.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Sebanyak 200 personel Marinir dikerahkan, menggabungkan kekuatan manusia dan teknologi mutakhir dalam usaha pencarian ini.

Upaya Pencarian yang Berkelanjutan

Sejak kejadian pada Sabtu, 24 Januari 2026, upaya pencarian diperluas melibatkan berbagai unsur. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan, 'TNI AL bersama unsur-unsur terkait sampai saat ini terus berupaya mengevakuasi korban dengan menerjunkan sebanyak 200 personel Marinir.'

Tim pencari memanfaatkan teknologi canggih seperti drone thermal dan anjing pelacak. Kombinasi dari kedua alat ini meningkatkan efisiensi pencarian di area yang sulit dijangkau.

Hingga saat ini, tim telah menemukan 4 prajurit yang tewas. Dari total 23 orang yang terlibat dalam musibah ini, upaya pencarian masih terus dilakukan demi menemukan sisanya.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih

Dukungan untuk Keluarga Korban

Laksamana Pertama Tunggul menekankan komitmen TNI AL untuk terus memberikan perhatian kepada keluarga prajurit yang hilang. Ia menyatakan, 'Kami memastikan seluruh hak almarhum dan keluarga akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Santunan maupun pendampingan akan terus kami berikan.'

Dalam situasi sulit ini, kebutuhan dan hak-hak keluarga yang ditinggalkan menjadi prioritas utama bagi TNI AL. Hal ini menunjukkan keseriusan institusi dalam mendukung keluarga para prajurit yang terlibat.

Musibah ini juga menciptakan rasa duka yang mendalam, tidak hanya bagi TNI AL, tetapi bagi masyarakat luas yang menghargai pengorbanan para prajurit.

Keberanian Prajurit dalam Menjalankan Tugas

Pencarian ini berlangsung saat prajurit Marinir melakukan latihan pratugas untuk pengamanan perbatasan RI-PNG. Latihan tersebut dilakukan di tengah kondisi cuaca buruk yang memicu longsor hebat.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut menambahkan, 'Dedikasi dan loyalitas para prajurit yang gugur ini merupakan wujud nyata pengorbanan TNI AL dalam menjaga keutuhan NKRI.'

Prajurit yang hilang adalah putra-putra terbaik tanah air yang tanpa pamrih melakukan tugas mereka untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU