Selasa, 27 JANUARI 2026 • 20:19 WIB

Perkembangan Terkini Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua

Author

Perkembangan Terkini Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat terus melanjutkan proses identifikasi korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua. Hingga hari keempat pencarian, total 46 kantong jenazah telah diterima, dengan 30 di antaranya sudah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, menyatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah kantong jenazah, dengan enam jenazah ditemukan dalam sehari, membawa total menjadi 46.

Proses Identifikasi Korban

Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan pentingnya mempercepat proses identifikasi guna membantu keluarga yang menunggu kepastian mengenai kerabat mereka. "Kami telah meng-update dengan Kabiddokkes Polda Jawa Barat, total ada 46 kantong jenazah yang kami terima sampai dengan hari ini," ujarnya.

Dalam proses identifikasi, pihak DVI berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan data akurat. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya keluarga yang memerlukan informasi mengenai kondisi korban yang hilang.

Identifikasi tidak hanya melibatkan pengenalan fisik tetapi juga membutuhkan dokumentasi yang cermat agar informasi yang diberikan tepat dan valid. Upaya ini penting demi menghormati identitas dan kehidupan setiap korban.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Update Jumlah Kantong Jenazah

Hendra menyampaikan bahwa penambahan jumlah kantong jenazah tercatat sejak laporan sebelumnya. "Update terakhir kemarin itu 39 kantong. Kemudian semalam ada tambahan satu sehingga menjadi 40. Lalu hari ini kembali ditemukan enam jenazah," jelasnya.

Pencarian dan pengambilan data mengenai korba di lapangan sangat krusial, apalagi dalam situasi bencana seperti ini. Tim DVI berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru dan terverifikasi kepada masyarakat.

Dengan penambahan ini, jumlah kantong jenazah resmi tercatat mencapai angka 46, dan semua pihak berharap semua korban dapat segera ditemukan.

Revisi Data Laporan Orang Hilang

Data terbaru menunjukkan adanya perubahan jumlah laporan orang hilang, dari 113 menjadi 108 setelah verifikasi. Hendra mengungkapkan, "Data awal tentu bersifat dinamis. Setelah kami lakukan konfirmasi dan pendalaman, ditemukan adanya laporan ganda atau duplikasi."

Langkah verifikasi ini sangat penting agar semua data yang dilaporkan akurat dan dapat dipercaya. Pihak berwenang perlu data yang tepat untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak.

Proses pencarian resmi ditutup setiap hari pada pukul 17.00 WIB, dan hingga saat ini masih ada sekitar 62 orang yang belum ditemukan menurut catatan DVI Polda Jawa Barat.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU