Senin, 26 JANUARI 2026 • 14:40 WIB

Thailand Perketat Pengawasan Kesehatan Usai Temuan Virus Nipah di India

Author

Thailand Perketat Pengawasan Kesehatan Usai Temuan Virus Nipah di India

Thailand mengambil langkah tegas dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara setelah ditemukan virus Nipah di India, khususnya wilayah Benggala Barat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Kewaspadaan ini menyusul adanya lima kasus konfirmasi di India, menyoroti pentingnya langkah preventif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Peningkatan Prosedur Keamanan di Bandara

Tiga bandara utama di Thailand, yaitu Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket, telah menerapkan prosedur yang lebih ketat bagi penumpang yang datang dari Benggala Barat.

Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand menjelaskan bahwa prosedur ini mencakup pengecekan suhu tubuh dan asesmen kondisi kesehatan secara langsung, terutama bagi penumpang yang menunjukkan gejala sakit.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Protokol Penanganan Kasus Suspect

Setiap penumpang yang terdeteksi dengan gejala seperti demam tinggi akan segera diarahkan ke fasilitas karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam protokol penanganan, DDC juga menyediakan Kartu Peringatan Kesehatan yang menyampaikan informasi detail seputar gejala dan langkah-langkah yang perlu diambil jika merasakan kondisi serupa.

Panduan Perjalanan dan Tindakan Pencegahan

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah Thailand menyarankan warganya yang ingin melakukan perjalanan ke India untuk mengikuti panduan kesehatan yang baru.

Panduan ini mencakup pemantauan laporan kesehatan dan anjuran untuk menghindari daerah yang teridentifikasi sebagai pusat wabah, serta kebiasaan menjaga kebersihan, seperti mencuci buah dan tangan setelah kontak dengan hewan.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU