Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil positif dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris, Swiss, dan Prancis. Dalam kunjungan ini, diperoleh komitmen investasi mencapai Rp90 triliun serta kerja sama pendidikan dan kemitraan strategis.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Hasil investasi tersebut mencakup berbagai inisiatif maritim dan pendidikan yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Komitmen Investasi Maritim dan Kerja Sama Pembangunan Kapal
Salah satu capaian utama dari kunjungan ini adalah komitmen investasi maritim senilai 4 miliar poundsterling, yang setara dengan Rp90 triliun. Investasi ini merupakan hasil pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street.
Teddy menyatakan, "Investasi bidang maritim sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar 90 triliun rupiah dengan Inggris."
Selain itu, Indonesia dan Inggris sepakat untuk membangun 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri. Pembangunan ini diproyeksi dapat menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja.
Teddy menambahkan, "Pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di tanah air dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 600.000 orang."
Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Terkemuka
Selama kunjungannya, Presiden Prabowo juga membahas kerja sama pendidikan dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya. Kerja sama ini berfokus pada bidang kedokteran serta Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Teddy menjelaskan, "Kerja sama pendidikan dengan 24 universitas terbaik di Inggris Raya, khususnya di bidang kedokteran dan STEM," yang mencakup rencana pembukaan kampus universitas Inggris di Indonesia.
Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi antara kedua negara.
Kerja sama pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Partisipasi dalam Forum Ekonomi Dunia dan Kemitraan Strategis dengan Prancis
Di Swiss, Presiden Prabowo menandatangani perjanjian untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP), disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penandatanganan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian, terutama untuk pemulihan Gaza pasca konflik.
Teddy menyatakan, "Bergabung dalam Board of Peace (BoP) sebagai langkah konkret Indonesia dalam perdamaian di Gaza yang saat ini sudah signifikan dalam pemulihan konflik."
Presiden Prabowo juga mempresentasikan konsep ekonomi 'Prabowonomics' dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, sebuah platform untuk memperkenalkan program dan capaian ekonomi Indonesia.
Setelah dari Davos, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Paris untuk pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam pertemuan ini, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis di berbagai sektor.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: