Minggu, 25 JANUARI 2026 • 12:27 WIB

Langkah Relokasi Warga Terdampak Longsor di Cisarua oleh Gubernur Jabar

Author

Langkah Relokasi Warga Terdampak Longsor di Cisarua oleh Gubernur Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah mengumumkan langkah konkret untuk merelokasi warga yang terkena dampak longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keputusan ini diambil setelah peninjauan lokasi kejadian pada 24 Januari 2026.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih

Longsor yang terjadi di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, telah menghancurkan banyak rumah dan merenggut nyawa. Gubernur menegaskan bahwa kawasan tersebut memiliki risiko tinggi untuk longsor di kemudian hari.

Analisis Risiko di Lokasi Longsor

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa area sekitar longsor adalah kawasan pertanian sayuran yang terletak di perbukitan. Ia menyatakan bahwa kondisi ini sangat berisiko, terutama di musim hujan.

Dedi Mulyadi menyebutkan, 'Daerah di sini dihutankan dan warganya direlokasi karena potensi longsor tinggi,' menegaskan betapa seriusnya situasi di lapangan.

Dia menekankan pentingnya memulihkan kawasan tersebut menjadi area hutan untuk mengurangi risiko longsor di masa mendatang, dengan harapan dapat melindungi warga dari bencana yang serupa.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Bantuan untuk Warga Terdampak

Sebagai langkah awal, warga yang selamat dari bencana akan mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan bantuan sejumlah Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya sewa rumah dan kebutuhan sehari-hari.

Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban finansial keluarga yang harus meninggalkan rumah mereka. Gubernur juga menambahkan bahwa keluarga korban yang kehilangan nyawa akan mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Pemberian bantuan ini mencerminkan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung masyarakat yang mengalami bencana.

Upaya Pencarian dan Penanganan Bencana

Saat ini, Pemprov Jabar fokus dalam pencarian korban yang diperkirakan masih tertimbun material longsor. Tim SAR gabungan telah diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi bencana.

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan, 'Seluruh unsur dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi di tengah medan yang sulit,' mencerminkan kesungguhan pemerintah dalam menyikapi situasi darurat.

Selain pencarian, pemerintah daerah juga melakukan pemulihan dan penataan lingkungan di sekitar lokasi longsor untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU