Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Dengan target menjangkau 136 juta warga pada tahun 2026, program ini berambisi untuk meningkatkan jumlah peserta secara signifikan dari 70 juta pada tahun lalu.
Target Partisipasi Program CKG
Program CKG ditujukan untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan secara gratis, serta berambisi mencapai 136 juta orang pada tahun 2026.
Dalam pernyataannya, Menteri Kesehatan Budi Tiket menyebutkan, 'Ini adalah mimpi dan tugas dari Bapak Presiden ke kami. Bagaimana caranya selain cek kesehatan gratis ditingkatkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita menyehatkan seluruh masyarakat.'
Peningkatan target ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendeteksi masalah kesehatan lebih awal, demi menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Implementasi dan Penanganan Peserta CKG
Dalam pelaksanaan Program CKG, mereka yang terdeteksi kurang sehat akan mendapatkan penanganan medis yang lebih menyeluruh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Budi menambahkan, 'Orang yang kami identifikasi kurang sehat atau rapor kuning, tidak sehat atau rapor merah itu harus ditindaklanjuti, ditatalaksana agar kembali sehat hingga rapor hijau.'
Tahun lalu, peserta yang terdeteksi hanya memperoleh edukasi pola hidup sehat, tetapi mulai tahun ini mereka juga akan mendapatkan obat dan perawatan langsung.
Demografi Peserta Cek Kesehatan Gratis
Sepanjang tahun 2025, sekitar 70 juta orang mengikuti Program CKG, di mana 54,39 persen dari peserta adalah perempuan.
Data menunjukkan bahwa bayi baru lahir menjadi kelompok dengan persentase terbesar, dengan 2,3 juta dari 4,4 juta bayi berpartisipasi dalam program ini.
Peserta anak-anak dan remaja juga menunjukkan angka yang signifikan, yaitu 19,7 juta dari 48 juta anak mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam periode yang sama.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: