Longsor yang melanda daerah Cisarua, Bandung Barat, telah merenggut nyawa enam orang dan membuat sekitar 111 jiwa dalam keadaan terancam.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Tim SAR bersama relawan masih berusaha keras menemukan 84 warga yang hingga saat ini belum teridentifikasi keberadaannya.
Rincian Kejadian Longsor
Peristiwa longsor terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyatakan bahwa bencana ini telah mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat setempat.
Sebanyak 30 rumah terimbun longsor, yang menambah kesulitan bagi penduduk yang terkena dampak.
"Hujan deras yang terjadi sebelumnya memicu terjadinya longsor ini," tambah Nur Awaludin Lubis.
Identifikasi Korban
Kepala Desa mencatat bahwa yang meninggal antara lain bernama Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Mayoritas korban berasal dari daerah sekitar kaki Gunung Burangrang, yang dikenal dengan kerawanan longsornya.
Tim gabungan dari BASARNAS, TNI, dan relawan lokal masih terus melakukan identifikasi dan pencarian terhadap korban yang hilang.
"Kami akan terus berupaya sampai semua warga yang hilang dapat ditemukan," tegas Nur Awaludin.
Kegiatan Pencarian dan Tanggap Darurat
Tim SAR dikerahkan segera pasca-kejadian untuk melakukan pencarian dan penyelamatan bagi yang terjebak.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menggeser material longsor yang menutup rumah warga.
Kepala Desa menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam proses pencarian ini, dengan menyatakan, "Kami memerlukan semua tenaga dan sumber daya yang ada untuk mendukung upaya pencarian ini."
Pemerintah daerah juga telah memberikan bantuan berupa makanan dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: