Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Cipasung di Tasikmalaya. Kunjungan ini untuk memperkuat literasi teknologi di kalangan santri dan menegaskan peran penting ulama dalam perkembangan negara.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Dalam acara tersebut, Gibran juga menghargai inisiatif santri yang mengikuti pelatihan kecerdasan buatan dan robotik. Hal ini menunjukkan dukungannya terhadap inovasi yang berlangsung di lingkungan pesantren.
Agenda Kunjungan dan Rasa Hormat kepada Ulama
Sesampainya di Pondok Pesantren Cipasung, Gibran disambut hangat oleh pimpinan dan kyai, termasuk KH Ubed Ubaidillah dan KH Acep Adang. Kunjungan ini juga termasuk napak tilas ke kediaman almarhum KH Koko Komarudin Ruhiyat sebagai bentuk tabarukan.
KH Deni Sagara, Khodimul Majelis Dzikir, menyatakan bahwa kunjungan ini menunjukkan penghormatan Gibran kepada para ulama. 'Mas Wapres langsung ke kediaman Abah sesepuh. Di dalam rumah, beliau diterima oleh seluruh keluarga besar Cipasung dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan,' ungkapnya.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Penguatan Literasi Teknologi di Pesantren
Di Gedung Pusat Media dan Teknologi Pesantren Cipasung, Gibran melihat langsung pelatihan kecerdasan buatan dan robotik yang diikuti oleh ratusan santri. Ia nampak terkesan dengan inovasi yang ditunjukkan dalam presentasi tersebut.
'Beliau berpesan bahwa pesantren adalah pusat ilmu dan akhlak, tetapi santri juga harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi,' tambah Gus Deni mencerminkan pesan Wapres.
Gestur Kesantunan di Balik Hujan
Acara diakhiri dengan hujan yang tiba-tiba turun, namun Gibran memilih untuk membawa payung sendiri sebagai bentuk kesantunan. Gus Deni menambahkan, 'Mas Wapres langsung memegang payungnya sendiri. Saya sempat menawarkan agar saya saja yang membawa payung, tapi beliau menolak dengan halus.'
Gestur ini mencerminkan nilai-nilai adab yang diajarkan di pesantren, yaitu bahwa kesantunan dan penghormatan merupakan hal yang sangat penting. 'Di pesantren kami diajarkan al-adab fauqol ilmi, adab di atas ilmu. Apa yang ditunjukkan Mas Wapres itu nyata,' tambah Gus Deni.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: