Upacara persemayaman jenazah Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan, berlangsung di Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Jakarta Selatan pada Kamis (22/1/2026). Suasana haru meliputi acara ini, terutama saat istri almarhum, Vera, terlihat tak kuasa menahan tangis.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Acara ini dibuka dengan pembacaan riwayat hidup Deden, di mana Vera menunjukkan emosinya saat namanya disebut. Tangisnya semakin terdengar saat anaknya membacakan Surah Al Insyirah di depan peti jenazah.
Upacara Persemayaman yang Mengharukan
Di dalam prosesi persemayaman, Vera terlihat mengenakan baju panjang hitam putih serta kerudung cokelat. Ia tak henti-hentinya mengusap wajahnya dengan tisu, mencerminkan kesedihan mendalam saat mengenang almarhum.
Sang ibu berusaha memberinya dukungan dengan menepuk pelan bahunya dan menggenggam tangannya. Di sekitar mereka, kerabat memberikan semangat agar Vera tetap tegar menghadapi peristiwa yang sulit ini.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Pemberian Pangkat Anumerta dan Ucapan Terima Kasih
Ketika pembacaan pangkat anumerta kepada Deden berlangsung, emosi Vera tampak semakin dalam. Ia terlihat menyandarkan kepala ke sandaran kursi, menunjukkan dampak emosional yang luar biasa dari momen tersebut.
Adik Deden juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah. Ia menekankan, "Kami menyadari tidak mudah mengevakuasi korban. Alhamdulillah kakak kami bisa dievakuasi dengan cepat."
Prosesi Akhir dan Perjalanan Menuju Garut
Saat anaknya dipersilakan maju untuk membacakan Surah Al Insyirah, tangis Vera kembali pecah. Momen ini berhasil menciptakan suasana haru di kalangan yang hadir, mengingatkan semua orang akan kehilangan yang dialami keluarga.
Setelah prosesi persemayaman selesai, dijadwalkan jenazah Deden Maulana akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan dengan layak.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: