Jakarta bersiap menghadapi hujan dengan durasi mencapai delapan jam, memicu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melakukan operasi modifikasi cuaca sebanyak dua kali hari ini.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan genangan dan banjir.
Operasi Modifikasi Cuaca Dimulai
Operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilakukan sejak pagi hari, bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pemerintah Pusat.
Pramono Anung mengungkapkan, "Maka tadi pagi kami menerbangkan untuk OMC untuk modifikasi kembali jadi untuk Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Pusat BMKG karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca pasti tadi masih hujan."
Hujan yang sudah diperkirakan akan mulai turun pagi hingga malam membuat modifikasi cuaca ini krusial.
Menyusul, Anung menambahkan, "Dalam hari ini kita akan menerbangkan dua kali jadi Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG karena panjang diperkirakan 8 jam hujannya, mudah-mudahan ya hujan, tapi tetap bisa dimonitor."
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Tujuan dan Manfaat Modifikasi Cuaca
Tanpa adanya modifikasi cuaca, Jakarta memiliki risiko tinggi akan curah hujan yang besar.
"Oleh karena itu, OMC dilakukan untuk menurunkan intensitas hujan agar tetap bisa dikendalikan," tegas Pramono.
Selain Jakarta, langkah modifikasi ini juga diterapkan di daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Pramono menjelaskan, "Kami minta BMKG juga tidak hanya fokus Jakarta, tapi wilayah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jakarta fokus di dalam wilayah, BMKG di luar Jakarta."
Koordinasi Antara BPBD dan BMKG
Pentingnya koordinasi antara BPBD dan BMKG menjadi sorotan dalam mencegah potensi bencana.
Dengan pengawasan yang baik, upaya meminimalisir risiko genangan dan banjir di Jakarta akan lebih efektif.
Pramono menekankan, "Hujan di daerah sekitar Jakarta dapat berdampak langsung pada kondisi ibu kota," yang menunjukkan betapa vitalnya sinergi berbagai pihak dalam menangani cuaca ekstrem.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: