Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa korban akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera mencapai 1.200 orang hingga Rabu (21/1/2026). Selain itu, terdapat 143 orang yang masih dinyatakan hilang dalam laporan terbaru.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BPBD, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada penambahan jumlah korban jiwa atau pengungsi. Total pengungsi yang terkena dampak bencana ini mencapai 113.903 orang.
Kondisi Korban dan Pengungsi
BNPB menginformasikan bahwa hingga kini, korban yang hilang berjumlah 143 jiwa, dengan total pengungsi sebanyak 113.903 orang. Angka ini menunjukkan dampak serius dari bencana yang melanda wilayah tersebut.
Tim penanganan bencana yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dan kementerian terkait terus berupaya untuk membangun hunian sementara (huntara) dan memulihkan akses jalan serta jembatan. Hal ini penting agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Distribusi Bantuan Logistik
Dari keterangan Abdul Muhari, antara 29 November 2025 dan 20 Januari 2026, sudah ada 1.761,1 ton bantuan logistik yang berhasil disalurkan. Bantuan ini diangkut menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk pesawat charter dan Hercules serta truk dan kapal laut.
Distribusi logistik menjadi langkah krusial untuk mendukung para korban dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka di tengah situasi darurat ini.
Upaya Pembangunan dan Pemulihan
Pemerintah dan tim gabungan berkomitmen untuk mempercepat pembangunan hunian sementara dan memulihkan kondisi permukiman yang terdampak bencana. Ini dilakukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Pemulihan akses jalan dan jembatan yang rusak menjadi prioritas utama untuk memperlancar distribusi bantuan dan mobilisasi masyarakat. Koordinasi yang baik antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: