Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:06 WIB

Presiden Prabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Menggiurkan

Author

Presiden Prabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Menggiurkan

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyelesaikan kunjungan kerja ke Inggris, membawa pulang sejumlah kesepakatan strategis yang menjanjikan. Di antara kesepakatan tersebut adalah investasi bernilai miliaran pound sterling dan kerja sama maritim yang akan menguntungkan Indonesia.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah melakukan beberapa pertemuan penting, termasuk dengan Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.

Kesepakatan Investasi dan Proyek Maritim

Dalam pernyataan resmi pada Kamis (22/1/2026), Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa kesepakatan investasi dari Inggris mencapai 4 miliar pound sterling, setara dengan sekitar Rp 90 triliun. Kesepakatan ini meliputi penguatan kerja sama maritim, yang diharapkan dapat meningkatkan sektor perikanan Indonesia.

Salah satu inisiatif yang menjadi sorotan adalah pembangunan 1.582 kapal nelayan yang dirakit di dalam negeri. Teddy menyatakan, 'Kapalnya nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang,' yang menunjukkan jelas dampak positifnya terhadap lapangan pekerjaan.

Proyek ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi lokal, serta memanfaatkan teknologi dan sumber daya manusia yang ada untuk memperkuat sektor perikanan Indonesia.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Pendidikan dan Sumber Daya Manusia

Selain mengedepankan sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan. Dalam kunjungan ini, pertemuan dilakukan dengan 24 profesor dari universitas terkemuka di Inggris, seperti King's College London dan University of Oxford.

Teddy Indra Wijaya menjelaskan, 'Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM.' Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air.

Rencana kerja sama juga mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di tanah air, serta pertukaran dosen. Hal ini diharapkan dapat mengangkat posisi universitas-universitas Indonesia di kancah global.

Manfaat Nyata untuk Indonesia

Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa setiap agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo bertujuan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi Indonesia. 'Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan,' jelas Teddy.

Kesepakatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia dan kualitas institusi pendidikan di Indonesia.

Dengan kesepakatan ini, kunjungan kerja Presiden Prabowo dinilai berhasil dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris, terutama menghadapi tantangan global yang kompleks saat ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU