Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Mendalami Gangguan Mental: 28 Juta Warga Indonesia Butuh Perhatian Serius

Author

Mendalami Gangguan Mental: 28 Juta Warga Indonesia Butuh Perhatian Serius

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa sekitar 28 juta orang di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal ini mencerminkan proporsi global yang menunjukkan 1 dari 8 hingga 1 dari 10 orang terpengaruh masalah mental.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dalam rapat kerja dengan DPR-RI Komisi IX, Menkes mengungkapkan, "Kalau Indonesia (penduduknya) 280 juta, ya minimal 28 juta punya masalah kejiwaan. Bisa itu depression disorder, anxiety disorder, yang lebih berat, skizofrenia, ADHD, ada banyak juga."

Perluasan Layanan Kesehatan Mental di Indonesia

Menteri Budi Gunadi Sadikin memaparkan rencana untuk meningkatkan tatalaksana kesehatan mental di tingkat puskesmas. Salah satu inisiatifnya adalah penyediaan layanan konseling dan obat-obatan bagi pasien yang memerlukan perhatian khusus.

"Kalau kita mau masukin psikiater, dokter-dokter khusus ini kan nggak bakal kekejar, ada 10 ribu puskesmas, paling ada berapa," ucap Menkes. Dengan rencana ini, diharapkan dokter umum di puskesmas bisa meresepkan psikofarmaka kepada pasien yang membutuhkannya.

Langkah ini menjadi penting dengan tingginya angka gangguan mental, karena puskesmas dapat berfungsi sebagai gerbang pertama dalam penanganan. Masyarakat yang lebih sadar akan kesehatan mental diharapkan dapat lebih mudah mendapatkan akses yang dibutuhkan.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Jenis-Jenis Gangguan Mental

Gangguan mental memiliki berbagai jenis, termasuk kecemasan, ADHD, autism spectrum disorder (ASD), bipolar disorder, dan depresi. Menurut situs resmi Kementerian Kesehatan, gangguan lain yang juga patut dicermati antara lain skizofrenia, gangguan makan, dan gangguan perilaku disruptif.

Setiap jenis gangguan mental memerlukan pendekatan berbeda dalam perawatan. Hal ini menekankan pentingnya tenaga medis yang terlatih untuk menangani masalah tersebut.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai jenis gangguan mental, masyarakat dapat lebih cermat dalam mengenali kondisi diri sendiri atau orang-orang di sekitar mereka.

Gejala Gangguan Jiwa yang Perlu Diwaspadai

Gejala gangguan mental dapat bervariasi tergantung jenisnya, namun ada beberapa tanda umum yang perlu diperhatikan. Perubahan suasana hati, perilaku yang tidak biasa, gangguan berpikir, dan masalah fisik menjadi indikator yang perlu diwaspadai.

"Penting untuk mengetahui gejalanya agar perawatan masalah kesehatan jiwa bisa dilakukan," tegas Menkes. Gejala termasuk perubahan suasana hati yang berkepanjangan, kesedihan atau kemarahan tanpa sebab yang jelas, hingga keengganan untuk terlibat dalam aktivitas sosial.

Gejala lain yang perlu dicatat adalah kesulitan fokus, pikiran negatif berulang, serta gangguan tidur dan perubahan berat badan tanpa alasan jelas. Menyadari tanda-tanda ini bisa menjadi langkah awal untuk mencari bantuan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU