Roby Tremonti memberikan klarifikasi terkait tudingan yang menyebut dirinya mengancam Hesti Purwadinata. Tuduhan ini muncul setelah Hesti memberikan dukungan untuk buku Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam penjelasannya, Roby menampik semua tuduhan dan menyertakan bukti komunikasi dengan suami Hesti, Edo Borne, yang dinilai dapat mendukung posisinya.
Latar Belakang Isu
Isu ini mulai berkembang setelah Hesti Purwadinata memposting komentar di media sosial yang mendukung peluncuran buku Aurelie Moeremans. Dalam komentarnya, ia berharap agar mantan Aurelie tidak kembali ke dunia hiburan.
Reaksi Roby Tremonti muncul, mengingat namanya disebut dalam konteks negatif. Hal ini memicu perhatian media karena hubungan profesional yang pernah terjalin antara Hesti dan Roby.
Kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya informasi dapat menyebar dan memicu spekulasi di kalangan publik. Prinsip saling menghormati dan komunikasi langsung pun menjadi penting dalam menyelesaikan masalah semacam ini.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Klarifikasi Roby Tremonti
Dalam klarifikasinya, Roby dengan tegas menyangkal semua tudingan ancaman yang diarahkan padanya. Ia menyatakan bahwa ia telah menghubungi Edo Borne, suami Hesti, untuk menyampaikan keberatan secara langsung.
"Jangan dipelintir tentang timeline saya WA siapa dulu. Seingat saya, saya DM itu Edo Borne karena suami dari Hesti. Jelas nama ini melibatkan Hesti Purwadinata," ungkap Roby.
Ia juga membacakan isi pesannya kepada Edo, menegaskan bahwa komunikasinya tidak mengandung unsur ancaman. Roby menyampaikan, "Bunyinya gini, 'Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie..."
Respons dan Rencana Tindak Lanjut
Roby merasakan keterpurukan setelah pernyataan Hesti dan berharap dapat mengatasi masalah ini tanpa menimbulkan keributan lebih lanjut. Ia menekankan bahwa komunikasi yang dilakukan telah dilakukan dengan sopan.
"Saya tulis: 'Gue tunggu feedback-nya ya Bro... Tolong feedback-nya. Oke Bro,' pakai emoji tangan menyembah," jelas Roby, menunjukkan keseriusannya dalam menyelesaikan isu ini.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan mengambil langkah hukum, Roby menyatakan bahwa itu tergantung pada situasi yang ada, bukan keputusan pasti yang akan diambil.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: