Presiden Prabowo Subianto menekankan urgensi percepatan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikan kepada Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Ia berharap agar proyek tersebut dapat diselesaikan sebelum tahun 2028, dengan desain dan fungsi yang lebih baik untuk mendukung operasional legislatif dan yudikatif.
Arahan Presiden untuk Perbaikan Desain dan Fungsi
Dalam kunjungan pertamanya ke IKN, Prabowo menekankan perlunya perbaikan desain yang lebih baik untuk gedung-gedung tersebut. Ia ingin agar ada perubahan substantif dalam fungsi untuk mendukung efisiensi pengerjaan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa Presiden mendapatkan update dari Ketua OIKN mengenai progres pembangunan. "Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas," ungkapnya.
Proyek ini diharapkan dapat digunakan pada tahun 2028 untuk mendukung fungsi legislatif dan yudikatif.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Rencana Pembangunan Kampus Taruna Nusantara di IKN
Selain gedung legislatif dan yudikatif, rencana pembangunan Kampus Taruna Nusantara di IKN juga disampaikan. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di Indonesia.
"Sekali lagi ini memang kita bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas pendidikan kita setelah rakyat untuk Desil 1, Desil 2 kita adakan, kita bangun," ujar Prasetyo seiring dengan keterangan pers.
Dengan proyek ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dapat meningkat.
Kunjungan Pertama Presiden ke IKN
Kunjungan ini adalah yang pertama bagi Presiden Prabowo ke IKN, menunjukkan perhatian langsung terhadap perkembangan proyek. Sebelumnya, ia telah meresmikan kilang terintegrasi milik PT Pertamina di Balikpapan.
Presiden berharap bahwa setiap fasilitas yang dibangun dapat menunjang visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan peningkatan daya saing nasional.
Keberadaan fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan IKN secara keseluruhan.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: