Khairun Nisa, seorang wanita berusia 23 tahun dari Muara Kuang, Sumatera Selatan, kini menjadi sorotan setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air. Situasi ini membawa peluang baru ketika Aeronef Academy menawarkan pendidikan pramugari gratis untuknya.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Tawaran ini muncul setelah Nisa melakukan tindakan permintaan maaf terkait insiden tersebut, dan Aeronef Academy bertujuan untuk membantu Nisa mengejar mimpinya dengan pelatihan yang resmi.
Kisah Viral Nisa
Insiden yang melibatkan Nisa menarik perhatian publik saat ia menyamar sebagai awak kabin dalam penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026. Ia terbang dengan nomor penerbangan ID 70-508.
Dalam video permohonan maafnya, Nisa mengakui perbuatannya, berkata, 'Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.'
Aksi Nisa menimbulkan berbagai respons dari masyarakat, mengingat penyamaran tersebut berpotensi menimbulkan masalah keamanan dalam penerbangan.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Tawaran dari Aeronef Academy
Setelah insiden tersebut, Aeronef Academy, lembaga pelatihan pramugari yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur, menawarkan kesempatan belajar kepada Nisa. Mereka mengumumkan tawaran ini melalui akun Instagram resmi mereka.
'Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,' tulis pihak akademi dalam unggahan mereka, menunjukkan dukungan mereka terhadap Nisa.
Tawaran ini tidak hanya memberi Nisa kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, tetapi juga untuk mewujudkan mimpinya menjadi pramugari resmi.
Pernyataan Nisa dan Harapan Masa Depan
Nisa, dalam video permintaan maafnya, menunjukkan penyesalan yang mendalam atas tindakannya. 'Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group,' ujarnya.
Dengan menerima tawaran dari Aeronef Academy, Nisa dapat belajar profesionalisme yang komprehensif, yang akan membekalinya dengan pengetahuan dan sertifikasi resmi.
Keputusan untuk menerima pendidikan ini menjadi langkah signifikan dalam perjalanan Nisa menuju karir di dunia penerbangan.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: