Sebuah insiden di Bandung menghebohkan jagat media sosial setelah foto-foto seorang karyawan kafe membuang kucing hidup dalam karung plastik ke tempat sampah viral. Tindakan ini memicu kemarahan serta protes dari masyarakat, terutama pecinta kucing.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Keterangan menyertai foto-foto tersebut mengungkapkan bahwa kucing dibuang karena dianggap mengganggu area kafe. Pihak manajemen kafe kemudian mengakui kesalahan dan mengeluarkan permohonan maaf atas kejadian ini.
Viralnya Aksi Tidak Manusiawi
Reaksi masyarakat terhadap insiden ini sangat kuat. Foto-foto yang menunjukkan tindakan membuang kucing hidup ke dalam tong sampah terbungkus karung plastik menyebar secara luas di berbagai platform media sosial.
Banyak netizen yang mengecam keras perlakuan tersebut. Mereka menilai tindakan ini mencerminkan ketidakpedulian dan perlakuan tidak manusiawi terhadap makhluk hidup.
Alasan kucing dibuang adalah dianggap mengganggu operasional kafe. Namun, tindakan ini tidak dibenarkan karena memperlihatkan kurangnya empati terhadap hewan yang juga hidup di lingkungan tersebut.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Reaksi dari Komunitas Pecinta Kucing
Carolina Fajar, Head of Operations Lets Adopt Indonesia, juga angkat bicara mengenai insiden ini. Ia menyatakan bahwa membuang makhluk hidup ke tempat sampah merupakan bentuk penyiksaan.
"Tindakan ini bukan sekadar upaya pemindahan, melainkan bentuk penyiksaan yang secara sadar membahayakan nyawa hewan tersebut karena risiko kehabisan napas dan stres ekstrem," tuturnya.
Carolina menambahkan bahwa penting untuk menghormati hak dasar hewan untuk hidup tanpa rasa sakit dan ketakutan. Kucing jalanan harus dipandang sebagai makhluk hidup yang berjuang untuk bertahan hidup.
Respons dari Manajemen Kafe
Manajemen kafe yang terlibat, Kopi Eyang, tidak tinggal diam. Mereka mengakui kesalahan yang terjadi dan telah meminta maaf melalui akun media sosial mereka.
"Kami pihak manajemen dan owner Kopi Eyang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa seekor kucing di area Kopi Eyang," jelas manajemen dalam pernyataan resmi mereka.
Selain meminta maaf, manajemen juga berkomitmen untuk memperbaiki standar operasional prosedur terkait penanganan hewan. Mereka berencana untuk mengedukasi staf agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: