Minggu, 11 JANUARI 2026 • 21:55 WIB

PSSI Menanggapi Gol Kontroversial Garudayaksa FC di Laga Liga 2

Author

PSSI Menanggapi Gol Kontroversial Garudayaksa FC di Laga Liga 2

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan penjelasan terkait gol kontroversial oleh Garudayaksa FC ke gawang FC Bekasi City pada laga Liga 2 2025-2026.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, pada 10 Januari 2026, berakhir imbang dengan skor 1-1.

Proses Gol Kontroversial

Gol yang dihasilkan oleh Obet Choiri pada menit ke-33 muncul dari situasi sepak pojok yang diambil oleh Feby Eka Putra. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa bola tidak sepenuhnya berada di dalam area sudut saat tendangan dilakukan.

Meskipun ada keraguan mengenai posisi bola, wasit Mansyur yang memimpin pertandingan tetap mengesahkan gol tersebut. Keputusan ini memicu berbagai pertanyaan dari pengamat dan pendukung sepak bola.

Tidak adanya komunikasi antara wasit utama dan petugas VAR mengenai posisi bola saat sepak pojok berlangsung menjadi sorotan dalam situasi ini.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana

Reaksi PSSI

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa evaluasi dari Komite Wasit sangat diperlukan terkait kejadian ini. Ia menambahkan, 'Ini yang kami minta kepada teman-teman Komite Wasit untuk dievaluasi,' saat memberi keterangan kepada media di Jakarta.

PSSI berencana menerapkan VAR mulai Championship 2025-2026, setelah sebelumnya teknologi ini tidak digunakan di kompetisi kasta kedua.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

Pentingnya Kolaborasi Wasit dan VAR

Arya Sinulingga menyatakan bahwa keberadaan VAR sangat penting sebagai alat bantu untuk wasit dalam menciptakan pertandingan yang lebih adil. Ia menjelaskan, 'Karena VAR dihadirkan untuk membuat pertandingan lebih fair dan bisa dinikmati dengan baik.'

Sinulingga juga menekankan pentingnya sinergi antara wasit utama dan petugas VAR agar keputusan yang diambil tidak merugikan salah satu tim.

PSSI diharapkan dapat menerima laporan evaluasi yang mendetail dari Komite Wasit terkait miskomunikasi dan keputusan yang diambil dalam laga tersebut.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU