Kafein, yang seringkali disukai dalam bentuk kopi, memiliki lebih banyak manfaat dari sekadar menyegarkan. Penelitian baru menunjukkan bahwa kafein dapat berpengaruh besar terhadap lemak tubuh dan risiko diabetes tipe 2.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Medicine meneliti hampir 10.000 orang dan menemukan hubungan signifikan antara kadar kafein dalam darah dan pengendalian berat badan.
Studi Terhadap Penanda Genetik
Studi ini menggunakan data dari hampir 10.000 partisipan, dengan fokus pada penanda genetik untuk memahami keterkaitan antara kafein, indeks massa tubuh (IMT), dan risiko diabetes tipe 2.
Hasilnya menunjukkan bahwa kadar kafein yang lebih tinggi dalam plasma darah sejalan dengan IMT yang lebih rendah dan jumlah massa lemak yang lebih sedikit.
Para peneliti dari Karolinska Institute di Swedia dan University of Bristol di Inggris menekankan bahwa dampak positif ini terkait dengan mekanisme biologis dalam metabolisme kafein.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Pengaruh Gen dalam Memecah Kafein
Penelitian ini juga menggali variasi genetik yang mempengaruhi kecepatan metabolisme kafein dalam tubuh. Gen CYP1A2 dan AHR berperan penting dalam hal ini.
Orang dengan variasi gen yang memperlambat pemecahan kafein cenderung mengalami efek jangka panjang meskipun mengonsumsi kafein dalam jumlah lebih sedikit.
Hal ini menunjukkan bahwa faktor genetik dapat memengaruhi efektivitas kafein dalam menurunkan lemak tubuh.
Kafein dan Kesehatan Jantung
Kafein berkontribusi signifikan terhadap pengurangan risiko diabetes tipe 2 terutama melalui penurunan massa lemak tubuh, tanpa mempengaruhi kesehatan jantung secara negatif.
Studi ini menemukan tidak ada hubungan signifikan antara kadar kafein dengan kondisi kardiovaskular seperti fibrilasi atrium atau gagal jantung.
Penelitian ini mengindikasikan bahwa kafein dapat meningkatkan produksi panas dan membantu dalam proses metabolisme, sehingga mendukung upaya penurunan lemak.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: