Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 18:15 WIB

Kemenangan Tim Taekwondo Indonesia di SEA Games 2025 dan Penghargaan Khusus Peningkatan Pangkat

Author

Kemenangan Tim Taekwondo Indonesia di SEA Games 2025 dan Penghargaan Khusus Peningkatan Pangkat

Pada ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand, tim taekwondo putra Indonesia meraih medali emas perdana dengan mengalahkan Filipina di kategori beregu poomsae.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Keberhasilan ini juga menjadi momen spesial ketika Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Letda Muhammad Alfi Kusuma.

Keberhasilan Tak Terduga di SEA Games 2025

Atlet taekwondo putra Indonesia, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, Muhammad Alfi Kusuma, dan Muhammad Rizal, berhasil mengumpulkan skor 8.710 untuk meraih medali emas.

Kemenangan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia, di tengah kompetisi ketat yang terjadi sepanjang ajang olahraga internasional tersebut.

Pertandingan berlangsung di Fashion Island Shopping Mall, Bangkok, dan menjadi momen bersejarah bagi tim, menunjukkan perkembangan pesat dalam olahraga taekwondo di Indonesia.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prestasi Gemilang

Menanggapi pencapaian istimewa ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan KPLB kepada Letda Muhammad Alfi Kusuma sebagai bentuk penghargaan.

Penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan terhadap prestasi Alfi, tetapi juga penegasan akan dukungan penuh dari TNI kepada atlet yang berprestasi.

Letda Rizki Juniansyah, atlet angkat besi yang juga memecahkan sejumlah rekor dunia pada kejuaraan tersebut, turut menerima penghargaan yang sama.

Memotivasi Prajurit TNI untuk Lebih Berprestasi

Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa penghargaan dan sanksi membawa dampak positif dalam meningkatkan semangat prajurit TNI.

Kebijakan ini diterapkan untuk mendorong lebih banyak prajurit untuk berprestasi di berbagai ajang baik di tingkat nasional maupun internasional.

Terdapat 37 prajurit TNI lainnya yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti pendidikan Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara, diharapkan ini akan semakin memotivasi semangat juang dalam diri prajurit.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU