Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, merespons keputusan Amerika Serikat untuk menarik dari 66 organisasi internasional. Kebijakan yang diambil oleh Presiden Trump ini menimbulkan penyesalan di kalangan pejabat PBB.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Juru bicara Guterres menekankan pentingnya kontribusi negara anggota pada anggaran PBB, yang dapat terpengaruh oleh langkah ini.
Tanggapan PBB terhadap Penarikan AS
Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, menyampaikan rasa penyesalan terkait keputusan Gedung Putih yang dinilai merugikan. 'Sekretaris Jenderal menyesalkan pengumuman yang disampaikan oleh Gedung Putih terkait keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari sejumlah entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,' kata Dujarric.
Penegasan bahwa setiap negara anggota memiliki kewajiban hukum berkontribusi terhadap anggaran PBB menjadi fokus utama. 'Sebagaimana telah secara konsisten kami tegaskan, kontribusi wajib kepada anggaran reguler PBB dan anggaran pemeliharaan perdamaian merupakan kewajiban hukum berdasarkan Piagam PBB bagi seluruh negara anggota, termasuk Amerika Serikat,' imbuhnya.
Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia
Alasan Gedung Putih atas Penarikan
Pada Rabu lalu, Presiden Trump mengesahkan dekrit yang menarik AS dari sejumlah organisasi internasional. Pihak Gedung Putih menyatakan bahwa keanggotaan AS di organisasi tersebut bertentangan dengan kepentingan nasional negara.
Mereka mengklaim bahwa banyak organisasi tersebut mempromosikan kebijakan yang dianggap radikal, terutama dalam masalah iklim. 'Penarikan diri ini akan mengakhiri pendanaan dan keterlibatan pembayar pajak Amerika dalam entitas yang mengedepankan agenda globalis di atas prioritas AS,' mereka menegaskan.
Dampak pada Operasional PBB dan Tanggung Jawab Global
Dujarric menegaskan bahwa walaupun ada penarikan ini, PBB akan terus menjalankan mandatnya. 'Kami akan terus melaksanakan mandat kami dengan penuh keteguhan,' ungkapnya saat menjelaskan dampak ini.
Ia juga menyoroti tanggung jawab PBB untuk memberikan hasil di tengah tantangan ini. Badan-badan PBB yang terpengaruh termasuk Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik serta Pusat Perdagangan Internasional.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: