Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat adanya sepuluh pasien yang terinfeksi Influenza A H3N2 subclade K, lebih dikenal dengan istilah 'super flu'. Dari jumlah tersebut, satu pasien dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Pasien yang meninggal memiliki riwayat penyakit penyerta yang cukup serius, dan pihak rumah sakit kini sedang menyelidiki penyebab pasti kematian tersebut terkait virus 'super flu' atau komplikasi dari kondisi lainnya.
Analisa Kasus dan Profil Pasien
Dari total sepuluh kasus yang tercatat, usia pasien bervariasi mulai dari bayi berusia 9 bulan hingga remaja dan dewasa berusia 60 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa 'super flu' dapat menyerang kelompok usia yang beragam, meskipun dampaknya paling parah pada mereka dengan komorbid.
Menurut data, ada dua pasien yang berada dalam kondisi sangat berat, satu di ruang high care dan satu lagi di ruang intensif. Kondisi ini menandakan seriusnya infeksi yang ditimbulkan oleh virus tersebut.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Penyelidikan Kematian Pasien
Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSHS Bandung kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait kematian satu pasien. Dr. Yovita Hartantri, ketua Pinere, menjelaskan bahwa penyebab pasti masih dalam penyelidikan, menunjukkan betapa kompleksnya masalah ini.
Dengan adanya sebuah kematian, perhatian terhadap virus ini semakin meningkat. Namun, pihak rumah sakit tetap optimis dalam memberikan layanan terbaik bagi semua pasien.
Perbedaan antara 'Super Flu' dan Influenza Musiman
Dalam menghadapi ancaman 'super flu', Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr. Iwan Abdul Rachman, menjelaskan perbedaan signifikan antara 'super flu' dan influenza musiman biasa. Virus ini memiliki potensi untuk menyebabkan gejala yang lebih berat serta lebih cepat menular.
Dr. Iwan menambahkan, 'Kami siap memberikan pelayanan pada siapapun pasien yang membutuhkan layanan tersebut,' menunjukkan komitmen rumah sakit dalam menangani situasi kesehatan yang muncul.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: