Keamanan siber di Indonesia masih terancam dengan penggunaan kata sandi yang lemah oleh banyak pengguna. Hal ini membuat para pelaku kejahatan semakin mudah membobol sistem keamanan yang ada.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Menurut laporan terbaru dari Specops, ditemukan daftar sepuluh kata sandi paling populer yang sering digunakan oleh penyerang siber, termasuk saat mengakses koneksi Remote Desktop Protocol (RDP) Microsoft.
Pentingnya Keamanan Kata Sandi
Kata sandi adalah elemen kunci yang melindungi berbagai akun di platform digital, dari media sosial hingga perbankan. Sayangnya, banyak pengguna masih memilih kenyamanan dengan menggunakan kata sandi yang sederhana.
Laporan dari Specops menegaskan bahwa pengguna sebaiknya mengganti kata sandi default atau umum dengan kombinasi yang lebih kompleks dan sulit ditebak. Ini penting untuk melindungi informasi pribadi dari berbagai ancaman di dunia maya yang terus berkembang.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Analisis Metode Akses yang Sering Digunakan
Menurut Specops, penyerang umumnya memanfaatkan metode brute force untuk mengakses server RDP, di mana mereka mencoba berbagai kombinasi nama pengguna dan kata sandi secara terus-menerus hingga menemukan yang cocok.
Tim penelitian Specops menganalisis lebih dari 1 miliar kata sandi yang dicuri sepanjang tahun 2024. Hasil penelitian tersebut menunjukkan banyak individu masih mengabaikan kekuatan kata sandi saat melindungi akun mereka.
Kata Sandi Umum yang Sebaiknya Dihindari
Laporan mencatat bahwa banyak kata sandi yang sering digunakan memudahkan pelaku kejahatan untuk membobol akun pengguna. Beberapa kata sandi paling rentan termasuk '123456', 'password', dan '12345'.
Berikut adalah daftar lengkap kata sandi yang sebaiknya dihindari: '123456', '1234', 'Password1', '12345', 'P@ssw0rd', 'password', 'Password123', 'Welcome1', '12345678', dan 'Aa123456'. Penggunaan kata sandi ini jelas meningkatkan risiko bagi pemilik akun.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: