Rabu, 07 JANUARI 2026 • 14:30 WIB

Prabowo Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Kekayaan Negara di Tengah Masalah Kemiskinan

Author

Prabowo Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Kekayaan Negara di Tengah Masalah Kemiskinan

Dalam acara panen raya di Karawang, Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah kebocoran kekayaan negara yang mengkhawatirkan. Ia menyatakan bahwa banyak kekayaan negara di Indonesia tidak dikelola secara optimal, berdampak negatif pada kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Pernyataan ini muncul pada pengumuman swasembada pangan pada 7 Januari 2026, menegaskan perlunya perubahan dalam pengelolaan sumber daya. Prabowo menunjukkan komitmennya untuk memperbaiki ketimpangan ekonomi yang berlangsung hingga saat ini.

Kekayaan Indonesia yang Tidak Terkelola

Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan pemahamannya tentang potensi kekayaan negara. "Setelah saya dipilih dan diangkat menjadi presiden, setelah saya mengambil alih pemerintah lebih paham mengerti atas kekayaan kita. Tapi saya harus katakan saya prihatin, saya sedih dengan kenyataan bahwa banyak kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola sehingga banyak kekayaan kita yang bocor," tuturnya.

Keprihatinan ini menunjukan betapa seriusnya situasi yang dihadapi. Prabowo juga menambahkan, "Saya tidak mengerti seberapa banyak kebocoran itu," yang mengindikasikan kendala dalam mengakses data yang akurat terkait masalah tersebut.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Kontradiksi Kekayaan dan Kemiskinan

Presiden Prabowo melanjutkan pidatonya dengan mencermati ketimpangan ekonomi yang ada. "Saya melihat beberapa puluh tahun negara begini kaya, rakyatnya masih banyak yang miskin," ungkapnya, menyiratkan ironi yang jelas di tengah potensi sumber daya besar.

Dia bahkan tak bisa menerima logika bahwa sebuah negara yang makmur masih memiliki banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan. "Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya bagaimana negara yang begini makmur, negara yang berjuang ratusan tahun untuk merdeka, tapi kekayaannya kurang dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia," ucapnya.

Tindakan Konkrit untuk Mengatasi Kebocoran

Prabowo menekankan perlunya tindakan konkret supaya pengelolaan kekayaan negara menjadi lebih baik. Dia mengajak seluruh rakyat untuk bersatu dan meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.

Pemerintah juga dihadapkan pada pekerjaan rumah penting dengan pengumuman swasembada pangan. Pencapaian kesejahteraan masyarakat tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan pangan yang dikelola dengan bijaksana.

Pernyataan Prabowo dalam acara ini menandakan kebutuhan untuk kebijakan proaktif dalam mengelola kekayaan nasional untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU