Serangan drone Rusia terhadap Ukraina terus berlanjut, meskipun terjadi penurunan dalam jumlah serangan. Di bulan Desember 2025, Rusia meluncurkan sebanyak 5.134 drone, menyusut 6% dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Sementara itu, efektivitas pertahanan udara Ukraina juga berkurang, mampu mengidentifikasi dan menghancurkan hanya 80% ancaman yang ada. Hal ini menambah tantangan yang dihadapi pemerintah Kyiv yang juga menghadapi seruan keamanan dari berbagai sisi.
Penurunan Intensitas Serangan
Analisis yang dikeluarkan Angkatan Udara Ukraina menunjukkan bahwa meskipun intensitas serangan drone telah menurun, dampaknya terhadap infrastruktur energi Ukraina tetap parah. Ratusan ribu warga Ukraina mengalami pemutusan aliran listrik akibat serangan ini.
Data dari AFP mencatat bahwa Rusia meluncurkan 5.134 drone sepanjang Desember 2025. Ini merupakan penurunan dari bulan sebelumnya, namun sebaliknya, volume serangan rudal mengalami penurunan lebih signifikan sebesar 18%.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Efektivitas Pertahanan Udara Ukraina
Dengan menurunnya jumlah serangan, hal ini tidak berbanding lurus dengan efektivitas pertahanan udara Ukraina. Pada bulan Desember 2025, Ukraina hanya bisa menghancurkan 80% dari ancaman yang diterima, turun dari 82% di bulan November.
Penurunan angka ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pejabat militer, menandakan adanya tantangan signifikan yang harus dihadapi, terutama terkait kemampuan untuk melindungi vitalitas nasional.
Situasi Diplomatik yang Rumit
Upaya diplomatik dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, namun konsesi dari Kremlin masih belum terlihat. Sejak Mei 2025, Rusia terus meluncurkan serangan drone ke Ukraina setiap malam.
Serangan ini tampaknya meningkat setelah insiden yang menargetkan rumah pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin. Proyeksi eskalasi semakin tinggi, menambah ketegangan dalam situasi di lapangan.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: