Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara atas kesigapannya dalam membangun rumah bagi korban bencana di Aceh Tamiang.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Hanya dalam waktu delapan hari, Danantara berhasil menyelesaikan pembangunan 600 unit hunian sementara, mencerminkan komitmen nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Kecepatan Pembangunan Hunian Sementara
Prabowo menyoroti pentingnya efisiensi dalam proses pembangunan, dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal. Ia menegaskan bahwa pembangunan hunian tidak hanya harus cepat, tetapi juga mesti menjaga kualitas hidup penghuninya.
Menurutnya, "Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik," yang menunjukkan keseriusan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam situasi sulit.
Setiap unit hunian dirancang dengan fasilitas lengkap seperti kasur, lemari, kipas angin, akses listrik, dan Wi-Fi gratis, sehingga warga dapat segera kembali ke kehidupan yang lebih layak.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Penggunaan Bahan Lokal dan Kreativitas
Prabowo juga mendukung penggunaan bahan-bahan lokal yang sederhana namun efektif dalam konstruksi hunian, contohnya penggunaan anyaman tekstil. Ia mengungkapkan, "Solusinya tidak usah mahal-mahal, bisa dari bahan lokal atau tekstil untuk melapisi seng agar tidak panas," menyoroti pentingnya kreativitas dalam proses ini.
Pendekatan ini tak hanya menguntungkan ekonomi lokal, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Hunian dibangun dalam konsep modular, sehingga dapat selesai dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas.
Dengan cara ini, Danantara memastikan hunian tidak hanya hemat biaya, tetapi juga menghargai keberlangsungan lingkungan dan daya dukung sumber daya lokal.
Fasilitas dan Komitmen Pemerintah
Selain rumah tinggal, hunian sementara ini juga dilengkapi dengan fasilitas MCK komunal dan klinik kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penghuninya. Terdapat juga taman bermain anak yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi keluarga.
Prabowo menegaskan, "Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat. Itu merupakan kewajiban kita sebagai pejabat dan pemimpin," mencerminkan dedikasi pemerintah dalam pemulihan pascabencana.
Serah terima 600 unit hunian sementara ini dijadwalkan pada 8 Januari 2026, dengan harapan mempercepat proses pemulihan bagi korban bencana.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: