Di awal tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh Tamiang untuk memantau pembangunan hunian yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Kunjungan ini bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana dipenuhi dengan pembangunan hunian yang layak.
Proses Kunjungan Prabowo ke Aceh Tamiang
Dalam perjalanan menuju Aceh Tamiang, Prabowo berangkat dari PTPN IV Batang Toru, Tapanuli Selatan, dan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter dari Lanud Soewondo.
Dijadwalkan mendarat di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Prabowo langsung menuju lokasi pembangunan hunian yang dikerjakan oleh Danantara, bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Target Pembangunan Danantara di Wilayah Terdampak
Danantara berencana membangun sebanyak 15.000 hunian di berbagai lokasi yang tersentuh bencana, termasuk di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memantau secara langsung progres pembangunan 500 hunian yang sedang berlangsung, sesuai dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan bagi masyarakat.
Interaksi Prabowo dengan Warga Terdampak Bencana
Sebelum mengunjungi Aceh Tamiang, Prabowo sudah melakukan pemeriksaan jembatan bailey di Sungai Garoga, Tapanuli Selatan, yang kini telah selesai dan penting bagi akses masyarakat.
Selama malam pergantian tahun, Prabowo berinteraksi dengan warga dan mengajak mereka berdoa, mengungkapkan harapannya: 'Kita tentunya berdoa terus bahwa yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita.'
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: