Kamis, 01 JANUARI 2026 • 09:47 WIB

Prabowo Rayakan Tahun Baru 2026 di Tengah Pengungsi Tapanuli Selatan

Author

Prabowo Rayakan Tahun Baru 2026 di Tengah Pengungsi Tapanuli Selatan

Presiden RI Prabowo Subianto akan merayakan malam Tahun Baru 2026 bersama para pengungsi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kunjungan ini akan berlangsung di tempat pengungsian di Batang Toru, di mana Prabowo berencana menginap dan berinteraksi langsung dengan warga.

Kunjungan Prabowo ke Pengungsian

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa sebagian besar warga di lokasi pengungsian Batang Toru telah kembali ke rumah masing-masing. Meskipun begitu, dapur umum dan logistik tetap tersedia untuk masyarakat yang belum kembali.

Selama malam Tahun Baru, Prabowo dijadwalkan menginap di Tapanuli Selatan dan berinteraksi langsung dengan para pengungsi. Teddy menyatakan, 'Karena malam tahun baru Pak Presiden menginap di sini Tapanuli Selatan, kemudian ya mungkin makan malam bersama warga setempat kemudian salam-salaman di sana, kemudian ada nonton film, layar tancap gitu bersama warga.'

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Agenda Kegiatan untuk Tahun Baru

Kegiatan tahun baru ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang terkena bencana. Prabowo tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga turut serta dalam aktivitas bersama pengungsi.

Teddy menambahkan bahwa pada 1 Januari 2026, Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang untuk memeriksa progres pembangunan hunian sementara bagi pengungsi. 'Besok ke Aceh Tamiang. Jadi menginap di sini, Tapanuli Selatan, bermalam tahun baru bersama warga. Besok pagi ke Aceh Tamiang, ada rumah hunian yang dibuat Danantara. Instruksi Bapak Presiden, besok kita cek,' ujarnya.

Dampak Kegiatan Sosial

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moral bagi para warga terdampak bencana. Kehadiran Presiden diharapkan membuat masyarakat merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah.

Inisiatif seperti ini juga adalah contoh konkret dari upaya pemerintah untuk menunjukkan keberpihakan kepada para pengungsi, serta respons cepat terhadap situasi darurat. Selain itu, berbagai kegiatan sosial lainnya juga direncanakan untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah yang terkena dampak.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU