Petinju kelas berat dunia, Anthony Joshua, mengalami kecelakaan tragis di Nigeria yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia pada Senin, 29 Desember 2025.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Kecelakaan terjadi di Jalan Tol Lagos-Ibadan sekitar pukul 11 pagi waktu setempat, saat Joshua tidak berada di kursi pengemudi.
Kronologi Kecelakaan
Menurut pernyataan Kepolisian Negara Bagian Ogun, kecelakaan tersebut disebabkan oleh pecahnya ban mobil yang dikendarai oleh Joshua. Saat kejadian, Joshua duduk di kursi belakang mobil Lexus yang kehilangan kendali.
Komisaris Polisi Negara Bagian Ogun, Lanre Ogunlowo, menjelaskan, 'Kecelakaan itu terjadi akibat ban kendaraan AJ pecah, yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan tersebut oleng menabrak truk yang terparkir di pinggir jalan.'
Sementara itu, juru bicara Korps Keselamatan Jalan Raya Federal, Olusegun Ogungbemide, menyampaikan bahwa kecepatan menjadi faktor penyebab utama insiden tersebut. 'Kendaraan tersebut melaju melebihi batas kecepatan yang ditetapkan secara hukum di koridor tersebut,' ujarnya.
Dua orang dikonfirmasi meninggal di lokasi kejadian sementara Joshua dilaporkan selamat dan menerima perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Reaksi dari Sejumlah Pihak
Setelah kecelakaan terjadi, lawan tanding Joshua, Jake Paul, menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. 'Hidup jauh lebih penting daripada tinju. Saya berdoa untuk para korban, AJ, dan siapa pun yang terkena dampak kecelakaan tragis hari ini,' tulis Paul.
Presiden Nigeria, Bola Tinubu, juga menaruh perhatian besar terhadap Joshua. 'Saya berbicara dengan AJ untuk menyampaikan belasungkawa saya secara pribadi atas kematian dua rekannya,' ujarnya di media sosial.
Tinubu menambahkan, 'AJ meyakinkan saya bahwa dia menerima perawatan terbaik. Saya juga berbicara dengan ibunya dan mendoakannya. Dia sangat menghargai panggilan tersebut.'
Latar Belakang Anthony Joshua
Anthony Joshua telah menjadi sorotan di dunia tinju setelah menang melawan Jake Paul di Kaseya Center, Miami, di mana ia meraih kemenangan knockout pada ronde keenam. Sebelum insiden ini, popularitas Joshua meningkat setelah kehilangan gelar juara dunia kelas berat pada tahun 2021 dari Oleksandr Usyk.
Joshua memiliki keterikatan yang kuat dengan Nigeria, tempat asal ibunya, dan juga menjalani pendidikan di sana pada usia sebelas tahun. Hubungannya dengan negara ini sering kali menjadi sorotan penggemar dan media.
Promotor Joshua, Eddie Hearn, mengungkapkan perasaannya mengenai kecelakaan tersebut saat sedang berlibur. 'Kami tidak ingin berspekulasi tentang kondisi [Joshua], tetapi untungnya dia tampak baik-baik saja berdasarkan apa yang saya lihat di gambar,' ujarnya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: