Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 11:02 WIB

Dampak Konsumsi Kopi Berlebih Terhadap Kesehatan Jantung

Author

Dampak Konsumsi Kopi Berlebih Terhadap Kesehatan Jantung

Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Namun, sebagian dari kita mungkin merasakan jantung berdebar setelah menikmati terlalu banyak kopi, yang bisa jadi tanda adanya konsumsi kafein yang berlebihan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kafein dalam kopi memang dapat meningkatkan denyut jantung, dan jika dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa terasa lebih signifikan. Mari kita telusuri lebih jauh apa yang terjadi dalam tubuh kita saat mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak.

Efek Kafein Terhadap Jantung

Kafein merupakan senyawa stimulan yang terdapat dalam kopi yang mempengaruhi sistem saraf pusat. Ketika kafein dikonsumsi, ia dapat meningkatkan frekuensi denyut jantung, menjadikannya lebih cepat dari biasanya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Jika seseorang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kafein, kondisi ini mungkin menjadi lebih serius.

Kafein tidak hanya berpengaruh pada jantung, tetapi juga dapat memengaruhi saraf. Gejala seperti kecemasan dan gelisah seringkali muncul sebagai respons tubuh terhadap konsumsi kafein yang berlebihan.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Dosis Kafein yang Aman

Menurut studi dari FDA, dosis kafein yang dianggap aman untuk orang dewasa adalah sekitar 400 mg per hari, atau sekitar empat cangkir kopi. Namun, toleransi kafein dapat bervariasi antar individu.

Bagi beberapa orang, bahkan satu cangkir kopi sudah dapat menyebabkan jantung berdebar. Oleh karena itu, mengamati reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi menjadi sangat penting untuk mengetahui batas toleransi masing-masing.

Jika mengalami jantung berdebar setelah minum kopi, disarankan untuk mengurangi porsi atau memilih kopi dengan kandungan kafein yang lebih rendah.

Tanda-Tanda Overdosis Kafein

Jantung berdebar bukanlah satu-satunya tanda bahwa kita telah mengonsumsi kafein secara berlebihan. Gejala lain seperti insomnia dan kecemasan juga umum terjadi.

Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan sinyal dari tubuh ini, yang jika dibiarkan bisa memiliki konsekuensi lebih serius. Jika gejala berlanjut, penting untuk menghentikan konsumsi kafein dan berkonsultasi dengan dokter.

Selain kopi, banyak sumber lain yang mengandung kafein, seperti minuman energi, teh, dan cokelat, yang dapat menambah total asupan harian.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU