Pertandingan kedua Piala Afrika 2025 antara Maroko dan Mali berakhir dengan skor imbang 1-1 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Laga ini mencatatkan momen penting dengan dua penalti, meskipun Maroko harus bermain tanpa bintang mereka, Achraf Hakimi, yang masih pemulihan dari cedera.
Rincian Pertandingan
Maroko memulai laga sebagai tuan rumah dengan semangat tinggi meskipun ditinggal Achraf Hakimi. Brahim Diaz ditugaskan sebagai ujung tombak dan berhasil menciptakan 15 peluang, lima di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Pada masa injury time babak pertama, Maroko memperoleh penalti setelah Nathan Gassama melakukan handball. Brahim Diaz dengan percaya diri mengeksekusi penalti dan membuat Maroko unggul 1-0.
Meskipun mendominasi permainan, Maroko kesulitan menambah gol pada babak kedua. Penyelesaian akhir mereka kurang memuaskan, memicu peluang yang tak terkonversi menjadi gol.
Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia
Gol Penyeimbang oleh Mali
Setelah mengalami tekanan, Mali tidak menyerah dan berusaha menyamakan kedudukan. Pada menit ke-64, langkah brilian dilakukan ketika Jawad El Yamiq melakukan pelanggaran terhadap Lassine Sinayoko, yang mengakibatkan penalti bagi Mali.
Sinayoko menunjukkan ketenangan saat melakukan eksekusi penalti, menempatkan bola dengan sempurna ke sisi kiri gawang Yassine Bounou dan mengubah skor menjadi 1-1.
Dengan gol ini, Mali memberikan perlawanan yang kuat dan menunjukkan ketahanan yang patut dicontoh di turnamen ini.
Klasemen dan Peluang Lanjutan
Meskipun hasil imbang ini, Maroko tetap memimpin klasemen Grup A dengan mengumpulkan empat poin. Mali dan Zambia mengikuti dengan dua poin, dan Comoros berada di dasar klasemen dengan satu poin.
Pertandingan sebelumnya antara Zambia dan Comoros berakhir tanpa gol, menjadi laga pertama di Piala Afrika 2025 yang tidak menampilkan gol.
Keempat tim di grup ini masih memiliki peluang untuk melaju ke fase gugur, menjadikan matchday terakhir sangat menentukan.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: