Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 21:25 WIB

Remaja Inggris Mengalami Tumor Otak Stadium Akhir Setelah Sakit Kepala Berkelanjutan

Author

Remaja Inggris Mengalami Tumor Otak Stadium Akhir Setelah Sakit Kepala Berkelanjutan

Seorang remaja bernama Max Hall dari Inggris terdiagnosis menderita tumor otak stadium 4 setelah mengalami sakit kepala yang berkepanjangan, yang sebelumnya dianggap sebagai migrain biasa.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Kondisi Max semakin memburuk hingga mengalami kejang hebat, yang mengharuskan dirinya dirawat intensif di rumah sakit.

Kronologi Gejala dan Diagnosis

Max Hall, berusia 14 tahun, mengalami sakit kepala terus-menerus selama lebih dari satu tahun, namun gejalanya diabaikan oleh berbagai tenaga medis yang hanya memberikan obat pereda nyeri.

Setelah merayakan ulang tahunnya, kondisi Max memburuk dan diikuti oleh kejang hebat yang menyebabkan ia dilarikan ke rumah sakit dengan keadaan kritis, bahkan harus dipasangi alat bantu pernapasan.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Temuan Pemindaian dan Respon Keluarga

Hasil pemindaian MRI mengungkapkan bahwa Max mengidap tumor otak stadium 4 yang bersifat terminal dan tidak bisa dioperasi.

Ibu Max, Jackie Hall, menjelaskan, "Kami tahu bahwa ini stadium akhir karena ukuran massa di otak," mencerminkan rasa putus asanya menghadapi diagnosis tersebut.

Meskipun telah menjalani kemoterapi, Jackie menyatakan bahwa pilihan pengobatan di Inggris sangat terbatas dan menyedihkan karena tumor Max tidak dapat diangkat.

Upaya Keluarga dan Harapan Terapi Lanjutan

Keluarga Max tengah menggalang dana untuk mendapatkan perawatan khusus di Jerman, di mana mereka berharap Max dapat menerima terapi berbasis vaksin yang dirancang untuk menargetkan sel tumor.

Jackie menyatakan, "Kami hanya membutuhkannya di sekitar kami," menunjukkan harapannya agar terapi tersebut dapat memperpanjang usia Max, meski bukan untuk menyembuhkannya.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU