Kunjungan Raffi Ahmad dan putranya, Rafathar, ke Stadion Anfield menyita perhatian banyak orang setelah berinteraksi dengan staf Liverpool FC, Mario.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Momen ini semakin viral ketika Raffi mengungkapkan jumlah pengikut Instagramnya yang mencapai 76 juta saat tur di stadion legendaris tersebut.
Menjelajahi Keindahan Stadion Anfield
Raffi Ahmad dan Rafathar mengawali kunjungan mereka dengan stadium tour di Anfield, markas besar Liverpool FC. Mario, sang pemandu, dengan antusias memperkenalkan berbagai aspek penting dari stadion yang penuh sejarah.
Sebelum menjelajahi stadion, keduanya menikmati momen dengan berfoto di depan gerbang Anfield. Raffi juga mengungkapkan bahwa ini bukanlah kunjungan pertama mereka, menunjukkan kedekatan mereka dengan klub asal Inggris tersebut.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Mario dan Kebanggaan Sevilla
Mario, pemandu yang berpengalaman, mengajak Raffi dan Rafathar untuk menyelami sejarah Anfield. "Setiap bagian di sini punya sejarah. Kalian pasti akan merasakan vibes-nya," ujarnya, menekankan bagaimana atmosfer stadion memiliki daya tarik tersendiri.
Ketika Raffi mengungkapkan jumlah pengikut Instagram yang mencapai 76 juta, Mario tampak terkejut dan meragukan informasi tersebut, melambangkan kepopuleran Raffi di dunia maya.
Pertemanan yang Tak Terduga
Saat Raffi menunjukkan foto dengan Michael Owen, respons Mario tak kalah menarik. "Kenapa Michael Owen ke rumah kamu? Dia jagoan pertama aku. Aku benar-benar suka Michael Owen. Dia itu idolaku," ungkapnya dengan penuh kekaguman.
Reaksi Mario semakin menonjol saat mengetahui besarnya jumlah pengikut Raffi. "76 juta followers. Serius. Kerja yang bagus. Kaget banget 76 juta followers. Kok bisa. Kenapa?" katanya dengan ekspresi terkejut, menunjukkan betapa menariknya potensi dunia digital yang dimiliki Raffi.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: